BATURAJA – Di balik ramainya aktivitas di RSUD Baturaja, tersimpan kisah perjuangan keluarga pasien yang jarang terlihat.
Mereka datang dari berbagai pelosok Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), rela meninggalkan rumah demi menemani orang tercinta menjalani perawatan. Namun, perjuangan itu sering kali bertambah berat karena mereka tidak memiliki tempat beristirahat yang layak.
Kondisi inilah yang mengundang perhatian Wakil Bupati OKU, Marjito Bachri. Melihat langsung kesulitan yang dialami masyarakat, ia memilih tidak tinggal diam. Langkah cepat pun diambil dengan mendatangi Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan untuk mencari solusi nyata berupa penyediaan rumah singgah bagi keluarga pasien.
Didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKU, Iwarman, Marjito menggelar pertemuan bersama jajaran Dinas Sosial Provinsi Sumsel. Dalam forum tersebut, ia menyampaikan harapan agar pemerintah provinsi dapat mendukung penyediaan fasilitas rumah singgah melalui mekanisme pinjam pakai maupun hibah aset milik pemerintah provinsi kepada Pemerintah Kabupaten OKU.Yon tambahan. Fasilitas itu menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang harus menghabiskan waktu berhari-hari mendampingi anggota keluarganya di rumah sakit.
Selama ini, banyak keluarga pasien yang datang dari wilayah Kedaton Peninjauan Raya, Ulu Ogan, Muara Jaya, Lengkiti, hingga daerah-daerah terpencil lainnya. Jarak tempuh yang jauh membuat mereka tidak mungkin pulang pergi setiap hari.
Akibatnya, sebagian memilih menyewa penginapan dengan biaya yang tidak sedikit. Sementara keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi terpaksa bertahan di pelataran rumah sakit atau mencari tempat seadanya untuk beristirahat.
“Persoalan ini harus segera mendapat perhatian. Pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap kondisi masyarakat yang sedang berjuang mendampingi keluarganya berobat,” ujar Marjito, Minggu (19/7).
sumber : okusatu.id
Leave a Reply