Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Minggu, mengatakan kampanye tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
“Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan LRT Sumsel sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mendukung mobilitas perkotaan. Dengan tarif mulai Rp5.000 hingga Rp10.000, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus berkontribusi mengurangi kemacetan dan pencemaran udara di Kota Palembang,” katanya.
Menurutnya, penggunaan transportasi publik memberikan berbagai manfaat, mulai dari efisiensi waktu perjalanan hingga penghematan biaya transportasi karena masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya bahan bakar, parkir, maupun perawatan kendaraan pribadi.
Selain itu, semakin banyak masyarakat menggunakan angkutan umum akan memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui pengurangan emisi karbon dan polusi udara sehingga mendukung terwujudnya kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Kampanye tersebut dikemas melalui berbagai kegiatan, seperti fun walk, senam bersama, penampilan marching band, permainan dan kuis berhadiah yang diikuti masyarakat, pengguna LRT Sumsel, serta pengunjung CFD.
Sebagai bagian dari kampanye, KAI Divre III Palembang juga membuka gerai pelayanan dan promosi layanan KAI serta menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dari Klinik Mediska Palembang bagi peserta fun walk dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan CFD.
Stasiun Cinde menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas penumpang yang cukup tinggi karena berada di pusat Kota Palembang dan terintegrasi dengan berbagai pusat kegiatan masyarakat.
Berdasarkan data KAI Divre III Palembang, jumlah pengguna LRT Sumsel yang naik maupun turun di Stasiun Cinde sepanjang Januari hingga 18 Juli 2026 mencapai 110.907 penumpang atau rata-rata 557 penumpang per hari.
“Angka ini menunjukkan bahwa LRT Sumsel semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi perkotaan yang andal dan nyaman,” ujarnya.
Aida berharap semakin banyak masyarakat menjadikan LRT Sumsel sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari sehingga dapat mendukung terciptanya sistem transportasi perkotaan yang lebih ramah lingkungan.
KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan agar LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat di Kota Palembang.
Sementara Staf Ahli Bidang Keupendahukham Pemkot Palembang, Edison yang hadir pada acara itu mengatakan bahwa pilihan menggunakan transportasi publik bukan hanya memberikan kemudahan perjalanan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Dengan naik LRT maka berkontribusi nyata dalam mengurangi kemacetan, menekan emisi karbon, menghemat energi, dan menciptakan kualitas udara yang lebih baik bagi Kota Palembang,” ujar Edison.
Edison menekankan bahwa LRT Sumsel merupakan ikon kebanggaan serta investasi jangka panjang yang harus dijaga bersama.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply