OKU – Lalulintas kendaraan di jalan ogan IV Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur di malam hari, terpantau masih lancar luncur. Meski ruas jalan berselimut kegelapan. Sumber penerangan jalan banyak dibantu dari lampu kendaraan yang melintas.
Jalan pintas itu menghubungkan dua wilayah yang jauh. Jarak tempuhnya diperpendek dengan dibukanya jalan tersebut. Yakni, kawasan pusat Kota Baturaja dengan Desa Tanjung Baru.
Namun beberapa waktu belakangan, kondisi kawasan tersebut dikeluhkan pengguna jalan. Terutama di malam hari. Fasilitas di jalan tersebut sangat minim. Khususnya penerangan jalan di malam hari.
Sementara jalan tersebut cukup aktif, di malam hari. Kendaraan dari dua arah kerap berlalulalang, meski mengandalkan penerangan dari lampu kendaraan.
Kondisi ini menyulitkan pengendara, baik yang lampu kendaraannya berfungsi normal maupun sebaliknya.
“Lampu jalan dari jembatan Ogan IV sampai pemakaman Desa Tanjung Baru, mati galo lampunyo.Kadang balik gawe tengah malam, teraso nian kak, “ keluh Eden, warga Air Karang menceritakan suasana jalanan ketika pulang kerja.
Area Pemakaman Minim Penerangan
Dikatakannya, lampu jalanyang ada saat ini banyak yang tidak berfungsi maksimal. Terlebih lampu jalan di area pemakaman desa.
“Kalau lagi lampu jalan dak hidup, siap-siap masuk lubang kalau tidak hafal jalan, “ ungkapnya.
Menyikapi keluhan warga, Kepala Dinas Perhubungan OKU Agus Salim melalui Kasi Prasarana Dinas Perhubungan OKu, Zili saat dikonfirmasi via seluler mengatakan, lampu jalan di sepanjang jalan ogan IV akan dilakukan pemasangan baru.
“Siap. Itu seputaran ogan IV, dalam waktu dekat diganti lampu LED (Light Emitting Diode), “ ujarnya.
Lampu penerangan jalan itu, kata dia akan dipasang di seputaran jembatan ogan IV. Mulai dari sebelum jembatan ogan IV Gudang Garam sampai ke setelah jembatan ogan IV.
“Totalnya 14 unit yang akan dipasang, “ tandasnya.
sumber : okusatu.id
Leave a Reply