Pemprov Sumsel dapat bantuan Rp30 miliar untuk penanganan karhutla

Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendapat bantuan sekitar Rp30 miliar dari pemerintah pusat untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di Palembang, Minggu, mengatakan bantuan tersebut merupakan stimulan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan bagi daerah yang terdampak karhutla.

Ia mengatakan Sumatera Selatan menjadi salah satu daerah yang mendapat bantuan tersebut karena memiliki sejumlah wilayah yang terdampak karhutla.

Pemanfaatan anggaran tersebut akan disesuaikan dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Daerah-daerah terpapar karhutla ada stimulan bantuan Presiden melalui Menteri Kehutanan. Itu kalau tidak salah, Rp30 miliar untuk Provinsi Sumatera Selatan,” katanya.

Pemprov Sumsel masih mempelajari petunjuk teknis pemanfaatan bantuan tersebut sebelum menentukan program yang akan dibiayai.

Selain bantuan anggaran, pemerintah pusat juga mengirim sejumlah peralatan untuk mendukung penanganan karhutla di Sumsel. Bantuan tersebut, antara lain kendaraan roda dua, ekskavator, sumur bor, dan pompa.

Sebagian bantuan peralatan tersebut sudah tiba dan diturunkan melalui kodam. Pemerintah pusat menyiapkan sekitar 100 sepeda motor, 500 sumur bor, serta 500 pompa untuk mendukung penanganan karhutla.

“Motor 100 unit, sumur bor 500 unit, pompa 500 unit. Alhamdulillah, itu sebagian kemarin sudah diinformasikan melalui Kodam, karena Mabes TNI kemarin yang mengurus itu,” kata Deru.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*