BPBD OKU Minta Masyarakat Tunda Wisata ke Gunung Dempo

OKU – Masyarakat Kabupaten OKU diminta untuk sementara tidak melakukan pendakian ke Gunung Dempo, Pagaralam.

Pasalnya, kondisi gunung dengan ketinggian 3.178 meter diatas permukaan laut (MDPL) sedang tidak baik-baik saja.

Sejak Selasa 7 April 2026 pukul 01.39 wib dìni hari kemarin, gunung yang sangat bersahabat dengan para pendaki itu “muntah – muntah”.

Gunung Api Dempo (GAD) mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu ± 2.500 om di atas puncak ±5.673 MDPL.

Awan kelabu tebal condong kearah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi ± 2 menit 56 detik.

“Saat ini status GAD siaga II (baca : dua) atau waspada, ” ujar Kepala BPBD OKU Januar Effendi melalui Manager Pusdalops Gunalfi menyampaikan laporan yang diterimanya dari Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Dempo, Rabu 8 April 2026.

Terkait status tersebut, sambung dia, masyarakat, pengunjung/wisatawan tidak mendekati dan bermalam (camping) di pusat aktivitas kawah Marapi gunung Dempo dalam radius 1 km, serta arah bukaan kawah sejauh 2 km ke sektor utara.

“Pusat letusan dan gas vulkanik ada dì kawah ini dapat membahayakan bagi kehidupan, ” terangnya.

Masyarakat Kabupaten OKU, diminta untuk menunda rencana wisata maupun pendakian ke gunung Dempo.

“Apabila mau melaksanakan kegiatan atau berwisata ke wilayah gunung dempo pastikan sampai benar-benar kondisi gunung kembali stabil, ” pesannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : okusatu.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*