Jakarta – Juara dunia kelas super ringan (63,5 kg) World Boxing Council (WBC) Dalton Smith dan mantan pemegang sabuk juara dua kali, Alberto Puello, dijadwalkan naik ring pada 24 Oktober mendatang di Utilita Arena, Birmingham, Inggris.
“Saya senang pertarungan akan kembali digelar,” kata Smith dilansir DAZN, Selasa.
Setelah membuktikan kemampuannya saat melawan Subriel Matias pada bulan Januari, Smith seharusnya bertemu Puello pada bulan Juni, namun laga tersebut ditunda akibat cedera siku yang dialaminya.
WBC kemudian memerintahkan kedua kubu untuk menjalani negosiasi dan telah mencapai kesepakatan waktu dan lokasi pertarungan. Kedua petinju siap bertarung sungguh-sungguh, dengan masing-masing bintang menjanjikan kesuksesan di atas ring dalam pertarungan yang akan disiarkan secara global oleh DAZN.
“Saya kembali berlatih, merasa kuat, dan siap bertarung,” kata Smith.
Ia mengatakan bahwa Puello pernah menjadi juara sebelumnya di kelas tersebut. Petinju Inggris itu mengatakan akan menghormati lawannya, tetap begitu bel berbunyi, ia akan membuktikan kenapa dirinya menjadi juara dunia.
Dengan kemenangan atas Matia, Smith memperkuat rekor tak terkalahkan menjadi 19 kemenangan, termasuk 14 kemenangan yang diraih lewat knockout (KO), yang membuatnya semakin diperhitungkan sebagai salah satu petinju papan atas di divisi super ringan dunia.
Petinju berusia 29 tahun itu sebelumnya berharap dapat menjalani laga penyatuan gelar melawan juara dunia seperti juara International Boxing Federation (IBF) Richardson Hitchins atau juara kelas super ringan World Boxing Organization Shakur Stevenson.
Namun, sebelum memikirkan pertarungan besar tersebut, Smith harus terlebih dahulu memenuhi kewajiban sebagai juara dunia dengan menghadapi penantang wajib yang ditunjuk oleh WBC, Alberto Puello.
Sementara itu, Puello mengaku menyambut pertarungan itu dengan antusiasme tinggi karena menjadi kesempatan bagi petinju Dominika itu untuk kembali merebut gelar juaranya.
“Saya berharap bisa menjadi juara dunia tiga kali. Smith adalah petinju yang bagus. Saya senang bisa memberikan pertarungan hebat kepada para penggemar,” katanya.
Puello berstatus sebagai penantang wajib setelah kekalahan kontroversialnya melalui keputusan terbelah dari Matias pada Juli 2025. Pertarungan itu memicu perdebatan di kalangan penggemar tinju karena banyak pihak menilai hasilnya sangat tipis dan layak diperdebatkan.
Ia akan menantang sang juara dengan membawa rekor 24 kemenangan (10 KO) dan satu-satunya kekalahan saat menghadapi Matias. Petinju kidal tersebut dikenal memiliki gaya bertarung teknis dengan jangkauan pukulan yang baik, sehingga duel melawan Smith diperkirakan akan menjadi pertarungan menarik di kelas super ringan.
sumber : antarsumsel.com
Leave a Reply