Satpol PP tertibkan kawasan Cikampek dari gelandangan dan pengemis

Karawang – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menertibkan area di sekitar kawasan jembatan layang Cikampek dari kehadiran gelandangan dan pengemis.

“Menindaklanjuti arahan pak bupati dan aduan masyarakat, kami telah melakukan penertiban di kawasan jembatan layang Cikampek. Sejumlah gelandangan dan pengemis telah diamankan,” kata Kepala Satpol PP Karawang Basuki Rachmat di Karawang, Minggu.

Ia mengklaim, kegiatan penertiban gelandangan dan pengemis di kawasan jembatan layang Cikampek itu sebagai respons cepat atas arahan langsung Bupati Karawang Aep Syaepuloh serta tindak lanjut dari aduan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial.

Disebutkan, penertiban di kawasan jembatan layang Cikampek menjadi langkah awal dalam upaya menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, khususnya di kawasan jembatan layang Cikampek yang selama ini dinilai semrawut dan rawan gangguan ketertiban.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karawang menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk mengatasi kesemrawutan sekaligus melakukan penataan wilayah perkotaan Kecamatan Cikampek.

“Kami komitmen melakukan penataan kota. Tahun depan akan dilakukan penataan besar-besaran wilayah Cikampek,” kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh.

Ia menyampaikan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan peninjauan ke lapangan. Terakhir pada Selasa (9/12) dilakukan peninjauan ke sekitar pasar Cikampek, terminal, stasiun, area bawah jembatan layang, dan sejumlah titik lainnya.

Untuk langkah awal penataan wilayah Cikampek, akan dimulai dengan melakukan penertiban bangunan liar yang berada di sekitar area stasiun dan di bawah jembatan layang Cikampek.

Selama ini wilayah Kecamatan Cikampek khususnya di sekitar stasiun dan jembatan layang serta pasar dikenal sebagai daerah yang semrawut. Setiap hari pedagang kaki lima berjualan hingga “memakan” badan jalan raya, ditambah lagi kolong jembatan layang yang menjadi areal parkir kendaraan serta banyaknya bangunan liar di daerah tersebut.

“Daerah di sekitar kolong jembatan layang selama ini memang dikenal semrawut. Banyak warga mengeluhkan hal itu,” kata Bupati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*