OKU – Sampah meluber dì Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Tempel Kelurahan Saung Naga Kecamatan Baturaja Barat, OKU.
Pantauan okusatu.id di lokasi, sampah tersebut meluap ke jalan protokol.
Sementara, bak penampungan berbentuk persegi, terlihat sepi dari tumpukan sampah.
Sepertinya, masyarakat enggan membuang sampah ke dalam bak, dan memilih membuangnya dì tepi jalan dekat TPS.
Sampah yang bertumpuk dì sekitar TPS, sudah dì kemas dalam kantung plastik yang dì dominasi sampah rumah tangga.
Kendati demikian, aroma menyengat dari sampah rumah tangga itu tetap menyambar hidung pengguna jalan.
Terlebih, saat matahari siang menyorot terik, aroma busuk makin kentara.
“Mudah-mudahan sore ini di angkut petugas, supaya volumenya tidak bertambah, ” ucap Zar, warga sekitar, Rabu 2 April 2025 siang sekitar pukul 13.00 wib.
TPS Pasar Tempel Saung Naga, jelas dia, biasanya mendapat jadwal angkutan tiap hari, dì sore hari.
Dì hari raya kedua, sampah tersebut juga sudah mulai dì angkut menggunakan armada angkutan sampah.
“Rutin di angkut. Sekarang terlihat banyak, karena masih momen lebaran, jadi sampah rumah bertambah dari biasanya, ” tuturnya.
Aroma busuk yang dì produksi timbunan sampah, kerap di keluhkan.
Namun, warga sekitar maupun pengguna jalan, tidak terlalu memusingkan.
Karena, aroma busuk sudah cukup akrab dengan pengguna jalan maupun warga sekitar.
“Namanya sampah pasti bau. Apalagi kalau ada sampah basah, ”ujar Eman warga kawasan Pasar Tempel.
Menurutnya, untuk menghilangkan bau, TPS di dekat pasar dan perlintasan kereta api harus dì pindahkan.
“Tapi mau pindah kemana, lahannya dimana, ” sebutnya.
Sampah yang berserak dì tepi jalan, sebenarnya bukan karena TPS nya kecil. Tapi di sebabkan oknum warga yang membuang sampah.
Beberapa warga enggan membuang sampah ke dalam bak, dan lebih memilih membuangnya ke tepi jalan.
“Awalnya cuma satu kantung plastik, lama-lama terus bertambah. Karena, sudah ada yang kasih contoh, ” tuturnya.
Selain itu, sambung dia, banyak juga pengguna jalan yang main lempar bungkusan sampah dari atas kendaraanya.
“Yang sering lempar kantung berisi sampah, juga kerap terjadi. Mau dì tegur, khawatir jadi balak, ” tandasnya.
sumber : okusatu.id
Leave a Reply