Palembang – Puluhan ribu warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu pagi, terpantau melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin sampai ke Jembatan Ampera.
Jamaah mulai memadati ikon Kota Palembang tersebut sejak pukul 06.00 WIB.
Barisan saf shalat membentang sepanjang jembatan hingga menghubungkan kawasan seberang Ulu dan seberang Ilir, yang sengaja ditutup sementara untuk memfasilitasi pelaksanaan ibadah tersebut.
Pelaksanaan shalat Idul Adha 1447 H itu turut diikuti Wali Kota Palembang Ratu Dewa beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Bertindak sebagai imam dalam shalat tersebut adalah Ustadz Abdul Siddiq, yang memimpin shalat dengan khidmat dan dilanjutkan dengan khutbah mengenai makna pengorbanan dan keikhlasan.
Bagi masyarakat Palembang, menunaikan shalat hari raya di atas Jembatan Ampera telah menjadi tradisi tahunan dan momen spiritual yang ditunggu-tunggu.
Seorang warga asal Pakjo, Palembang, Herlen (23), mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarganya agar bisa mendapatkan saf di atas jembatan.
“Shalat di atas Jembatan Ampera punya kekhasan tersendiri. Meski harus menggelar sajadah di aspal, rasanya sangat luar biasa bisa beribadah bersama puluhan ribu warga lainnya dengan latar belakang Sungai Musi,” kata Herlen.
Hal senada juga diungkapkan Hana (24), warga asal Kertapati, Palembang. Dia mengatakan momentum Idul Adha di Jembatan Ampera selalu berhasil mempererat rasa kebersamaan antar-warga.
“Suasananya sangat sejuk dan damai pagi ini. Walau berdesakan, semua jamaah tertib. Ini menjadi momen yang selalu membuat rindu Kota Palembang,” kata Hana.
Hingga ibadah shalat selesai, jamaah membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 08.30 WIB. Arus lalu lintas di seputar Jembatan Ampera pun secara bertahap mulai dibuka kembali oleh pihak kepolisian dan dinas perhubungan setempat.
Sementara itu, panitia kurban di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Palembang menyiapkan 2.000 lembar kupon paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan masjid.
Sekretaris Masjid Agung Palembang M. Iqbal mengatakan ribuan kupon tersebut sengaja dialokasikan khusus bagi warga sekitar agar proses pendistribusian daging berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Kami memprioritaskan warga di lingkungan sekitar masjid. Total hewan kurban yang terdata dan siap disembelih tahun ini sebanyak 15 ekor sapi dan tujuh ekor kambing,” ujar M. Iqbal.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply