Piyu Bongkar Profesi Orangtua Personil Padi Reborn

OKU – Gitaris Piyu, salah satu gitaris tanah air yang patut diperhitungkan. Skill bermainnya bersama grup band Padi hingga Padi Reborn, kerap membuat takjub para pendengarnya.

Pengguna gitar Gybson Les Paul ini, kerap memanjakan telinga pendengarnya dengan alunan nada petikan gitar yang merdu, ditambah lirik yang sangat menyentuh.

Namun tak banyak yang tahu, latar belakang Piyu. Rumor yang beredar menyebut, Piyu anak orang kaya. Sehingga mampu belajar bermain gitar di tempat khusus.

Hal ini ditepisnya. Bahkan blak-blakan, ia menyebut profesi orangtuanya tidak lebih tinggi dari orangtua rekan satu bandnya di Padi Reborn.

Rumor tersebut sangat wajar menyapa Piyu. Terlebih Piyu kerap hilir mudik ke Jakarta, jauh sebelum dirinya menjadi se popular sekarang ini.

Dengan gamblangnya, Piyu mengakui, jika dirinya bukan anak orang kaya seperti rumor yang beredar. Bahkan ia tak sungkan mengaku, jika dirinya anak orang miskin, dibanding dengan personal lainnya.

“Gue anaknya pensiunan PNS. Mamaku guru kesenian, “ ujar Piyu dilansir Kompas.

Ia mengungkapkan masing-masing latar belakang personil Padi Reborn. Seperti Fadli, vokalis Padi Reborn, Piyu mengungkapkan jika ayah Fadli seorang Bupati.

Ari, anak Kolonel Angkatan Darat, dan anggota DPRD. Bahkan waktu mengundang SLANK, mobil Ari dipakai buat transportasi Event Organizer (EO).

Kemudian, Rindra anak Direktur PDAM Balikpapan, Yoyo anaknya Direktur Angkasa Pura Surabaya.

“Salah besar kalau rumor saya anak orang kaya. Gue doang yang gak punya duit, “ tegasnya sembari tertawa.

Meski sekarang menjadi gitaris terkenal dengan beragam koleksi gitar mahalnya, Piyu pernah menjadi cleaning service di swalayan.

Profesi ini dilakoninya saat kali pertama ke Jakarta. Ia terpaksa mencari uang untuk makan sehari-hari, sembari mengejar mimpi.

“Cleaning Service dikasih uang Rp 15 ribu, lumayan buat beli nasi padang, “ pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : okusatu.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*