Baturaja – Lonjakan penumpang menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026, mulai terasa sejak18 Desember 2025. Baik penumpang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera maupun sebaliknya.
Pengelola Loket Arya Prima Baturaja, Kornelis Senin 22 Desember 2035 siang menerangkan, lonjakan penumpang akan terjadi hingga 3 Januari 2026.
“Setiap harinya pasti satu mobil penuh yang terisi baik dari Sumatera ke Pulau jawa maupun sebaliknya, “terangnya.
Dirinya menjelaskan, dalam satu bus berisi 45 orang. Namun pada Minggu 21 Desember, loket Arya Prima melepas 2 mobil yang berisi 84 orang berangkat ke Pulau Jawa.
Bus tersebut berangkat dari Kabupaten OKU pukul 14.00 wib dengan jurusan Tanggerang, Kali Deres, Gunung putri dan terakhir berhenti di Bekasi.
“Penumpang melonjak karena Nataru bersamaan dengan libur anak sekolah, ” Jelasnya.
Momen Nataru tidak mengubah harga tiket penumpang. Artinya, penumpang masih dipatok harga Rp 300 ribu per orang.
Mirisnya, penitipan barang di loket, anjlok drastis. Padahal, penitipan ini menjadi salah satu sumber pendapatan.
“Penitipan paket saat ini sepi karena sudah banyak jasa-jasa penitipan paket yang diantar hingga ke rumah, ” Ucapnya.
Sinta, salah seorang penumpang menambahkan, jika ia berangkat ke pulau jawa bersama keluarganya untuk menemui keluarganya yang belum mendapatkan cuti kerja saat nataru dan sekalian refreshing.
“Stopnya di Gunung Putri Bogor. Omgkos Rp. 300 Ribu/Orang, ” tutupnya.
sumber : okusatu.id
Leave a Reply