Pemkot Palembang berdayakan Rumah Tahfidz entaskan buta baca Al Quran

Palembang – Pemerintah Kota Palembang memberdayakan Rumah Tahfidz yang tersebar di 18 kecamatan di daerah itu, untuk mengentaskan buta baca Al Quran di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan itu.

“Dengan memberdayakan Rumah Tahfidz yang ada di sekitar kawasan permukiman warga, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka, terutama anak-anak usia sekolah dalam membaca dan menulis ayat-ayat suci Al Quran,” kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Rabu.

Dia menjelaskan pengembangan pemanfaatan ratusan Rumah Tahfidz dalam beberapa tahun terakhir, perlu dioptimalkan sehingga dapat mendukung program pengentasan buta aksara Al Quran di daerah dengan sebutan “Bumi Sriwijaya” ini.

Melalui Rumah Tahfidz, dia mengharapkan, generasi mendatang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan umum, tetapi juga memiliki pengetahuan di bidang agama Islam untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengembangkan Rumah Tahfidz hingga pelosok desa di 17 kabupaten dan kota di provinsi setempat untuk mengentaskan buta aksara Al Quran.

Manfaat keberadaan ribuan Rumah Tahfidz, kata dia, harus bisa dirasakan warga untuk mengentaskan buta aksara Al Quran.

“Untuk itu, program pengembangannya akan dilanjutkan,” katanya.

Rumah Tahfidz, katanya, tidak hanya dikembangkan di mushalla dan masjid, tetapi juga bisa memanfaatkan rumah atau bangunan di kawasan permukiman warga.

“Dengan memanfaatkan semua potensi yang ada di sekitar kawasan permukiman penduduk menjadi Rumah Tahfidz, program pendidikan dan menghafal ayat-ayat suci Al Quran dapat berjalan optimal,” demikian Herman Deru.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*