OKU – Buah duku asal Provinsi Bengkulu disebut yang mengisi pasar buah musim di Kota Baturaja Kabupaten OKU. Hal ini dipicu panen yang belum merata di Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten OKU dan Kabupaten OKU Timur.
Imbasnya, harga buah duku yang dijual pedagang ke masyarakat terbilang cukup tinggi. Harga tersebut dipengaruhi ongkos distribusi serta belum meratanya panen duku di Kota Bengkulu.
“Duku banyak dari Bengkulu, karena di sana sudah panen, tapi tidak banyak, “ ujar Herianto pedagang duku di kawasan Kampung Baru, Senin 29 Desember 2025.
Menurutnya, ada keterlambatan musim panen duku di tahun ini. Karena jika berkaca tahun lalu, menjelang tutup tahun, kebun duku sudah memproduksi banyak buah.
“Sekarang ini duku panen dipaksa, karena permintaan sudah cukup tinggi. Tapi imbasnya harga jual tinggi, “ terangnya.
Sementara, Yeni salah seorang pedagang buah dipasar atas menambahkan, untuk harga buah duku masih tinggi Rp.15.000 hingga Rp 20.000 per kilogram.
“Dibanding tahun sebelumnya harga saat ini masih tinggi,” jelasnya.
Menurutnya, harga buah duku pada tahun sebelumnya jauh diangka Rp.3.000 hingga Rp.7.000 per kilogram.
Ia mengakui, tak banyak barang dagangannya laku terjual. Hal ini terliihat dari stok dagangnya 100 kg, tidak habis dijual sehari.
“100 kg ini sedikit, kalau harga murah bisa laku sehari, “ terangnya.
Penjualan buah duku saat ini dirasa rugi, meski harganya mahal namun banyak yang rusak akibat terkena air hujan.
“Pembeli sepi saat ini, banyak buah dibuang,” Tutupnya.
sumber : okusatu.id
Leave a Reply