Tokyo – Aktor Nicholas Saputra sudah tak asing lagi dengan Tokyo International Film Festival (TIFF) dan tahun ini hadir sebagai bagian dari film “Merah Sebelum Fajar” (Red Before Dawn) dari sutradara Garin Nugroho yang masuk kompetisi utama.
Nicholas sebelumnya jadi aktor dalam film omnibus “Asian Three-Fold Mirror 2018: Journey” produksi TIFF dan Japan Foundation Asia Center,
Kepada ANTARA di karpet merah pembukaan Tokyo International Film Festival ke-39, Senin, Nicholas mengatakan pilihan film yang diputar di festival tersebut memang berkualitas.
“Saya senang banget nonton juga di festival ini, selain hadir dan datang, tapi juga sering nonton filmnya,” ujar Nicholas yang melangkah di karpet merah bersama Garin Nugroho, Laura Basuki, Tissa Biani, dan Nagra Pakusadewo.
Tahun ini, Nicholas masih penasaran menyaksikan film-film yang terpilih di festival, utamanya karya-karya yang masuk ke dalam kompetisi.
Sayangnya, tidak semua pemain “Merah Sebelum Fajar” bisa ikut serta menyaksikan film-film yang ditayangkan di Tokyo selama gelaran yang berlangsung pada 26 Oktober-4 November 2026.
“Aku nggak sempat nonton, kebetulan besok harus pulang pagi-pagi, Tissa (Biani) juga,” imbuh Laura Basuki.
Film Merah Sebelum Fajar (Red Before Dawn) berlatar Indonesia tahun 1946, setahun setelah proklamasi kemerdekaan. Film ini mengikuti Frans (Nicholas Saputra) bersama empat karakter lainnya yang datang dari latar belakang yang berbeda, melintasi negeri membawa sebuah dokumen penting.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply