Palembang – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan petani yang mengikuti program cetak sawah di Sumatera Selatan akan memperoleh bantuan pupuk dan bibit secara gratis sebagai upaya pemerintah mendukung keberhasilan program perluasan areal persawahan.
KSP Dudung saat meninjau pelaksanaan program cetak sawah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis, mengatakan pemerintah tidak hanya membuka lahan sawah baru, tetapi juga memberikan pendampingan kepada petani agar lahan yang telah dicetak dapat menghasilkan panen secara optimal.
“Petani tidak akan kesulitan masalah pupuk karena diberikan secara gratis, begitu juga bibit diberikan gratis. Yang jelas, penyuluh pertanian lapangan (PPL) setiap saat akan terus mendampingi sampai petani benar-benar sudah mapan,” katanya.
Ia menjelaskan pendampingan akan dilakukan selama tiga musim tanam oleh pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat. Setelah produktivitas lahan meningkat dan petani mampu mengelola usaha tani secara mandiri, pendampingan akan dihentikan.
Target awal produktivitas lahan baru tersebut mencapai sekitar tiga ton per hektare. Pendampingan baru akan dilepas apabila hasil panen telah mencapai lebih dari lima ton per hektare.
“Kalau nanti hasilnya sudah di atas lima ton, baru pendampingannya dilepas. Program ini akan terus dimonitor oleh dinas dan BPS sehingga perkembangan serta pertumbuhannya semakin baik,” ujarnya.
Dudung mengatakan program cetak sawah di Sumatera Selatan merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan luas areal tanam dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Di Sumatera Selatan, luas program cetak sawah mencapai sekitar 13 ribu hektare yang tersebar di Kabupaten OKI sekitar 7.000 hektare, Kabupaten Banyuasin sekitar 2.500 hektare, dan Kabupaten Musi Banyuasin sekitar 2.700 hektare.
Pemerintah juga memastikan ketersediaan air bagi lahan sawah melalui pembangunan jaringan irigasi mulai dari saluran primer, sekunder hingga tersier.
Dukungan sarana produksi dan pendampingan harus diiringi dengan ketersediaan air agar produktivitas lahan dapat tercapai sesuai target.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply