“Pada Januari–April 2025 tercatat jumlah penumpang WNA yang menggunakan KA di wilayah Daop 9 Jember tercatat sebanyak 23.086 penumpang, sedangkan pada periode sama tahun ini sebanyak 23.943 penumpang,” kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9, Cahyo Widiantoro di Jember, Jawa Timur, Sabtu.
Menurut dia, okupansi penumpang WNA terhadap transportasi kereta api di wilayah Daop 9 Jember menunjukkan tren positif dan Probolinggo menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara tersebut.
“Data tersebut merupakan akumulasi penumpang WNA yang naik dan turun di 13 stasiun pemberhentian wilayah Daop 9 Jember sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi,” tuturnya.
Ia mengatakan bahwa peningkatan itu menunjukkan bahwa kereta api menjadi moda transportasi pilihan wisatawan asing karena aman, nyaman, tepat waktu, serta memiliki akses yang dekat dengan berbagai destinasi wisata unggulan.
Berdasarkan data okupansi, terdapat tiga stasiun favorit yang paling banyak didatangi wisatawan asing selama periode Januari–April 2025, yakni Stasiun Ketapang dengan total naik turun sebanyak 4.906 penumpang, Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 5.090 penumpang, dan Stasiun Kota Probolinggo sebanyak 6.175 penumpang.
“Pada periode Januari–April 2026, angka tersebut mengalami peningkatan yakni di Stasiun Ketapang sebanyak 6.122 penumpang WNA, kemudian Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 7.258 penumpang, dan Stasiun Probolinggo menjadi stasiun dengan okupansi WNA tertinggi mencapai 8.570 penumpang,” katanya.
Cahyo menjelaskan meningkatnya jumlah wisatawan asing yang menggunakan kereta api di wilayah Daop 9 Jember dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah musim liburan di negara asal wisatawan, khususnya negara-negara yang memiliki empat musim dan tingginya minat wisatawan untuk menikmati keindahan destinasi wisata domestik di kawasan timur Pulau Jawa juga turut menjadi faktor pendukung.
“Ketiga stasiun favorit tersebut memang memiliki potensi wisata yang sangat besar dan menjadi pintu masuk menuju destinasi unggulan yang diminati wisatawan mancanegara,” ujarnya.
Di Stasiun Ketapang, wisatawan asing dapat dengan mudah mengakses sejumlah destinasi wisata seperti Taman Nasional Baluran, Pulau Menjangan, Pulau Tabuhan, hingga akses penyeberangan menuju Pulau Bali.
Sementara dari Stasiun Banyuwangi Kota, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, serta kawasan wisata De Djawatan yang terkenal dengan panorama alam eksotisnya.
“Di Stasiun Probolinggo menjadi lokasi naik turun WNA tertinggi karena akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo yang relatif dekat dan mudah dijangkau,” katanya.
Daop 9 Jember juga mengimbau seluruh penumpang, khususnya wisatawan asing, agar selalu memperhatikan keselamatan selama berada di area stasiun maupun selama perjalanan menggunakan kereta api.
“Kami mengingatkan penumpang untuk selalu menjaga dan mengawasi barang bawaan, mematuhi aturan keselamatan di stasiun maupun di atas kereta, serta melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya untuk menghindari penipuan,” kata Cahyo.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply