Baturaja – Ruas jalan pancur Desa Tanjung Baru terendam genangan air. Hujan yang mengguyur sejak beberapa hari belakangan, membuat jalan lingkar yang tembus ke jalan lintas Sumatera ini, belum surut dari genangan air yang menutupinya.
Pantauan di lokasi, Rabu 10 Desember 2025, ketinggian permukaan genangan air bertambah dari hari sebelumnya.
Pada hari sebelumnya, ketinggian permukaan air hanya setengah ban kendaraan sepeda motor matik. Namun, pagi tadi tinggi permukaan air sudah melebihi itu.
Terpantau banyak kendaraan roda dua mogok di tengah genangan air, saat mereka nekat menerobos kubangan air.
Meski banyak kendaraan roda dua yang lolos, namun tak sedikit juga pengendara roda dua memilih balik arah, karena tak berani ambil resiko.
“Banyak dak kak, motor matic yang lewat, “ Tanya seorang pengendara sepeda motor sebelum menerobos banjir.
Pemotor tersebut lantas menerobos, setelah mendapat jawaban serta melintas beberapa sepeda motor matic lolos dari kubangan air tersebut.
Namun malang bagi pemotor matic yang datang dari arah jalan lintas sumatera Kemiling. Sepeda motor Honda Beat Street, justru mati mesin saat di tengah kubangan.
Pemuda bertubuh kurus itu, lantas mendorong sepeda motornya sampai ke ujung banjir, sembari berusaha menyalakan kembali sepeda motornya.
“Mudah-mudahan air tidak sampai ke mesin, “ gerutunya, sembari menstart motornya.
Beda kasus dengan pengantar air gallon kemasan. Sepeda motor yang penuh muatan gallon berisi air, tergelimpang di pangkal banjir.
Ban depan sepeda motornya nabrak bibir lubang. Keseimbangnya hilang, saat sepeda motor di depannya ngerem mendadak.
Biasanya banjir di jalan Pancur tidak lebih satu jam sudah surut. Namun, karena intensitas hujan cukup tinggi, hingga pagi ini genangan air justru bertambah.
sumber : okusatu.id
Leave a Reply