Banda Aceh – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mencatatkan performa gemilang di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda dalam keterangan tertulis di Banda Aceh, Kamis, menyatakan Ditjen Imigrasi membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp10,4 triliun.
Angka ini melonjak tajam hingga mencapai 155% dari target yang ditetapkan, serta menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 18 persen dibandingkan capaian tahun 2024.
Capaian impresif ini didorong oleh volume layanan publik yang tinggi, di antaranya penerbitan 4 juta lebih paspor, 7,55 juta visa, serta 1,36 juta izin tinggal.
Peningkatan aktivitas keimigrasian ini menjadi indikator kuat pulihnya mobilitas internasional dan kepercayaan dunia terhadap Indonesia.
Sejalan dengan peningkatan layanan, Ditjen Imigrasi tetap mengedepankan aspek keamanan kedaulatan negara.
Tercatat, sebanyak 16 ribu lebih tindakan administratif keimigrasian telah dilaksanakan.
Selain itu, Imigrasi berhasil menangani 136 perkara pidana keimigrasian, termasuk melalui pelaksanaan operasi mandiri berskala besar seperti Operasi Wira Waspada dan intensifikasi patroli di wilayah-wilayah rawan pelanggaran.
Baca: Menteri Imipas Agus Andrianto lantik Dirjen Imigrasi hingga staf ahli
Dalam masa kepemimpinannya, Yuldi Yusman mendorong transformasi digital melalui peluncuran aplikasi All Indonesia. Inovasi ini mengintegrasikan layanan keimigrasian, bea cukai, kesehatan, hingga karantina dalam satu pintu.
Guna memperkuat pengawasan di pintu gerbang negara, Imigrasi juga mengimplementasikan teknologi mutakhir seperti autogate, penggunaan body camera bagi petugas lapangan, serta sistem Passenger Analysis Unit (PAU).
Dari sisi kebijakan, Imigrasi memperkenalkan program Global Citizen of Indonesia (GCI). Kebijakan ini memberikan kemudahan izin tinggal tetap bagi individu yang memiliki keterikatan historis dengan Indonesia, sebagai upaya menarik talenta dan potensi global untuk berkontribusi bagi tanah air.
Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Ditjen Imigrasi melakukan ekspansi dengan menambah 18 kantor imigrasi baru. Dengan penambahan ini, saat ini terdapat total 151 Kantor Imigrasi yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, memastikan kehadiran negara dalam melayani kebutuhan dokumen perjalanan dan izin tinggal semakin merata.
Yuldi Yusman menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran imigrasi di seluruh Indonesia atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan.
“Capaian ini adalah hasil kolaborasi seluruh insan imigrasi. Saya berharap fondasi kuat yang telah kita bangun bersama ini dapat terus diperkuat dan berkelanjutan, sehingga Imigrasi dapat memberikan kontribusi yang jauh lebih besar lagi bagi kemajuan bangsa dan negara,” kata Yuldi Yusman.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply