Cekcok Dua Pria Ditongkrongan, Kepala IRT di OKU Kena Sasaran Sajam

OKU – Cekcok dua pria di Kabupaten OKU menumbalkan seorang ibu rumah tangga (IRT).

Peristiwa itu terjadi pada Rabu 2 April 2025, sekitar pukul 18.00 wib dì Jln RE Martadinata Kelurahan Pasar Baru, OKU.

Dua pria yang bertikai antara lain : Buyung (34) warga Jln Pahl. Kemarung Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Baturaja Timur, OKU dengan Maulidin (31) warga Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Baturaja Timur, OKU.

Akibat dua pria bertikai, Agustina (39) warga Desa Batu putih Kecamatan Baturaja Barat, OKU, ikut jadi korban.

Hari ketiga lebaran Idul Fitri 2025, kawasan jln RE Martadinata Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur, OKU di guyur hujan.

Jarum jam menunjukkan pukul 17.30 wib, namun hujan masih mengguyur. Pengguna jalan banyak yang terjebak hujan.

Mereka segera mencari tempat untuk berteduh, sembari menunggu hujan reda.

Termasuklah pasangan suami istri, Antonius Maryono (40) dan Agustina Sri Rohani (39) warga Desa Batuputih Kecamatan Baturaja Barat.

Saat pasutri ini berteduh bersama pengguna jalan lainnya, Maulidin (31) warga Jln RE Martadinata, datang menghampiri orang-orang yang nongkrong di sekitarnya, termasuk Buyung.

Antara Maulidin dengan Buyung sempat mengobrol. Namun, entah apa pemicunya, tiba-tiba antara Maulidin dan Buyung terlibat cekcok.

Keributan pecah. Maulidin kabur dari tongkrongan, Buyung memburunya.

Nahasnya, Maulidin lari ke arah Agustina yang tengah duduk berteduh sembari memainkan HP.

Tak butuh waktu lama, Buyung sudah berada di dekat Maulidin. Buyung mengetahui Mualidin membawa sajam, segera mencabutnya dari pinggang, dan mengayunkannya ke tuan senjata.

Serangan senjata tersebut berhasil di elakkan Maulidin, namun kepala Agustina jadi sasaran empuk.

Kepala Agustina terluka akibat sambaran senjata yang di ayunkan Buyung.

Agustina segera menyingkir mendekati suaminya. Tak berlama-lama, Antonius melarikan istrinya ke RSUD Ibnu Sutowo untuk mendapat pengobatan.

Selisih 10 menit Antonius dan istrinya tiba di RSUD, Maulidin juga sampai ke rumah sakit pemerintah dengan kondisi luka di bawah ketiak kanan.

Antonius tidak bisa tinggal diam, istrinya menjadi korban kebrutalan Buyung, lalu melapor ke Polres OKU.

Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo melalui Kasi Humas AKP Ibnu Holdun mengatakan, pasca korban melapor, pihaknya langsung memburu pelaku.

Kasat Reskrim Polres OKU IPTU Redho Agus Suhendra memerintahkan Kanit Pidum Aiptu A Rasid untuk menyelidiki pelaku.

Petugas menyasar ke rumah pelaku di kawasan Pancur Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur.

Namun di tempat tinggalnya, pelaku tidak di temukan. Petugas kemudian meluncur ke rumah mertuanya di Kelurahan Talang Jawa Kecamatan Baturaja Barat, tapi hasilnya juga sama.

“Akhirnya petugas melakukan pendekatan persuasif dengan keluarga pelaku, agar pelaku menyerahkan diri, ” tuturnya.

Pukul 23.00 wib, pelaku Buyung menyerah. Hal ini di ketahui ketika AKP Ujang Abdul Aziz menghubungi Kanit Pidum Polres OKU Aiptu A Rasid agar menjemput pelaku di rumah di kawasan Pancur.

“Pelaku di bawa ke Polres OKU bersama barang bukti sarung sajam 25 cm yang terdapat bercak merah, serta 1 helai jeans biru dengan bercak merah, tandasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : okusatu.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*