BKB masih direvitalisasi, Pemkot Palembang alihkan Festival Perahu Bidar 2026 ke Keramasan

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Muhammad Irman, di Palembang, Jumat, menyampaikan bahwa pelaksanaan Festival Perahu Bidar Tradisional tahun ini dipersiapkan.

Dia mengatakan, pemilihan lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya penyesuaian penyelenggaraan festival seiring dengan revitalisasi kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) yang saat ini masih berlangsung.

“Festival Perahu Bidar tetap diarahkan untuk mempertahankan karakter dan nilai tradisi yang selama ini melekat sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Palembang,” katanya.

Meskipun terdapat perubahan lokasi, kata dia, pelaksanaan festival diharapkan tetap mampu menghadirkan suasana kompetisi yang menarik sekaligus menjaga eksistensi bidar sebagai warisan budaya dan kearifan lokal masyarakat Kota Palembang.

Aspek teknis seperti jumlah perahu yang dapat berlomba dalam satu sesi, panjang lintasan, serta durasi perlombaan dipersiapkan secara matang dengan mengutamakan keselamatan dan kelancaran kegiatan.

“Pendaftaran peserta Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 juga telah mulai dibuka. Pemerintah Kota Palembang berharap partisipasi masyarakat dan peserta semakin meningkat sehingga festival dapat berlangsung semarak dan mampu menarik perhatian wisatawan,” katanya.

Selain menjadi agenda pelestarian budaya, Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Palembang.

Menurutnya, kehadiran event dengan mengedepankan kearifan lokal dinilai dapat memperkuat daya tarik wisata sekaligus memperkenalkan ciri khas budaya Palembang kepada masyarakat luas.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pihak, Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 diharapkan tetap menjadi salah satu agenda unggulan Kota Palembang dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI sekaligus melestarikan tradisi dan memperkuat identitas budaya daerah.

“Kami menargetkan keikutsertaan lebih dari 10 peserta dalam festival tahun ini. Pelaksanaan kegiatan juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menyatukan masyarakat melalui kegiatan budaya dan olahraga tradisional,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!