Bandung – Tim Gabungan mengerahkan alat berat guna tangani longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) yang menutup total akses jalan penghubung Cikalong menuju Kampung Cikajang di Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Kapolsek Pangalengan, Kompol Edi Pramana, mengatakan pembersihan material longsor tidak dapat diselesaikan pada Jumat malam karena volume material yang cukup besar serta keterbatasan alat di lokasi kejadian.
“Pembersihan material yang menutup badan jalan tersebut membutuhkan bantuan alat berat mengingat volume tanah yang cukup masif. Pembersihan dimulai kembali pada (Sabtu) pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB,” ujarnya di Bandung, Jumat.
Ia menjelaskan bahwa longsor yang terjadi pada Jumat (1/5) tersebut disebabkan hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung.
Akibatnya, tebing setinggi sekitar 15 meter dilaporkan ambrol dan material tanah dari Tembok Penahan Tanah (TPT) milik warga dengan panjang sekitar 20 meter dan ketebalan mencapai 2 meter langsung menutup total akses jalur penghubung Cikalong menuju Kampung Cikajang.
“Akibat kejadian tersebut, akses jalan tertutup total oleh material longsoran sehingga tidak bisa dilewati, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujarnya.
Menindaklanjuti kejadian itu, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Pangalengan, TNI, BPBD Kabupaten Bandung Barat, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemadam Kebakaran, serta perangkat desa langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan evakuasi material di lapangan.
Meski skala longsoran cukup besar, Kompol Edi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Untuk korban jiwa nihil. Petugas di lapangan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut,” ucapnya.
Dihubungi terpisah, Camat Pangalengan Vena Andriawan menjelaskan bahwa titik longsor berada di jalur menuju Gardu Induk (GI) Cikalong milik PLN.
Ia menegaskan bahwa meski akses jalan utama terganggu, wilayah permukiman warga tidak terdampak langsung.
“Sedang ditangani, lokasinya jauh dari pemukiman. Aksesnya punya PLN, sekarang alat berat dari PU sedang dalam perjalanan,” katanya.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply