Jakarta – Pasangan Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani menunjukkan semangat pantang menyerah untuk mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia dari cabang olahraga para bulu tangkis Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menaklukkan wakil India Thulasimathi Murugesan/Nitesh Kumar pada final nomor ganda campuran SL3-SU5 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Prefektur Aichi, Jepang, Jumat.
Leani/Hikmat memastikan gelar juara setelah bangkit dari kekalahan pada gim pertama untuk membalikkan keadaan dan menang dengan skor 11-21, 21-19, 21-14.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Pasangan Indonesia sempat berada di bawah tekanan sepanjang gim pembuka ketika Murugesan/Kumar tampil dominan dan terus mengendalikan permainan hingga menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-11.
Namun, Leani/Hikmat menunjukkan mental juara pada gim kedua. Meski sempat tertinggal 3-5, keduanya perlahan menemukan ritme permainan dan melancarkan serangan demi serangan untuk merebut keunggulan 11-6.
Wakil India tidak tinggal diam dan meningkatkan tekanan hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-16. Di tengah ketatnya persaingan, Leani/Hikmat mampu menjaga ketenangan untuk kembali menjauh dengan keunggulan 19-16.
Meski Murugesan/Kumar berupaya mengejar, pasangan Indonesia tetap mampu mempertahankan fokus dan merebut dua poin terakhir untuk mengamankan gim kedua dengan skor 21-19. Hasil itu sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan membuka peluang bagi Leani/Hikmat untuk merebut emas.
Memasuki gim penentuan, momentum sepenuhnya berada di tangan pasangan Merah Putih. Leani/Hikmat tampil lebih solid dan agresif untuk langsung melesat hingga unggul 11-2.
Pasangan India sempat berusaha memperkecil jarak menjadi 9-15, tetapi Leani/Hikmat tidak membiarkan lawan mengembangkan permainan. Dengan keunggulan yang terjaga, keduanya terus menekan hingga akhirnya menutup gim ketiga dengan skor 21-14.
Kemenangan itu memastikan Leani/Hikmat berdiri di podium tertinggi sekaligus membuka perolehan medali emas Indonesia dari cabang para bulu tangkis pada pesta olahraga multicabang bagi atlet disabilitas se-Asia tersebut.
Indonesia masih berpeluang menambah koleksi emas melalui pasangan Subhan/Rina Marlina yang dijadwalkan menghadapi wakil China Lin Shuangao/Zeng Qingtao pada final ganda campuran SH6.
Selain itu, pasangan Suryo Nugroho/ Muhammad Al Imran akan menutup rangkaian final para bulu tangkis dengan menghadapi wakil Korea Selatan Shin Kyung Hwan/Cho Nadan pada nomor ganda putra SL3-SU5.
sumber : anrarasumsel.com
Leave a Reply