Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mempercepat proses audit investigasi terhadap dugaan pelanggaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA di Kota Palembang agar hasil pemeriksaan dapat segera ditindaklanjuti.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra di Palembang, Minggu, mengatakan tim Inspektorat Provinsi Sumatera Selatan masih melakukan pemeriksaan di lapangan dengan menghimpun data dan fakta terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB.
“Tim dari Inspektorat sudah turun. Mungkin sekarang masih berada di lapangan. Nanti segera akan kita update hasilnya,” katanya.
Ia mengatakan, pemerintah provinsi menargetkan audit investigasi tersebut dapat diselesaikan pada pekan ini sehingga laporan hasil pemeriksaan sudah dapat diperbarui pada pekan depan.
“Secepatnya, mungkin dalam minggu ini harus sudah selesai. Jadi minggu depan sudah ada pembaruan laporannya,” ujarnya.
Menurut dia, proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan menyelaraskan berbagai informasi, baik laporan dari pihak terkait maupun aduan masyarakat, untuk memastikan hasil investigasi berlangsung objektif dan sesuai fakta.
Untuk kondisi di tengah masyarakat saat ini mulai kondusif meskipun pemerintah tetap mendalami pola dugaan pelanggaran yang terjadi dalam proses penerimaan peserta didik baru tersebut.
“Kalau dari proses yang ada, kita melihat informasi yang disampaikan berbagai pihak. Termasuk juga keluhan masyarakat. Kalau sekarang situasinya sudah lebih kondusif,” ujarnya.
Pihaknya akan memberikan sanksi kepada aparatur maupun panitia yang terbukti melanggar ketentuan dalam pelaksanaan SPMB. Namun, keputusan tersebut baru akan diambil setelah seluruh proses investigasi selesai dan bukti-bukti diperiksa secara menyeluruh.
“Kalau nanti kesimpulannya memang ada oknum yang melanggar, tentu akan ditindak. Tapi kita harus investigasi dulu, dicek dulu, dan melihat polanya, karena kita tidak boleh salah dalam mengambil keputusan,” kata Edward.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply