“Hari ini kami turut prihatin atas musibah tersebut,” kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Selasa.
Ia menambahkan Pemerintah Kota Palembang tentu akan berupaya memberikan bantuan terbaik, baik berupa pelayanan kesehatan maupun pendampingan untuk keluarga.
Selain memberikan dukungan moril, Wali Kota Palembang juga menyerahkan bantuan sejumlah uang tunai kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial pemerintah.
Orang tua korban menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka merasa sangat terbantu dengan kepedulian Pemerintah Kota Palembang.
Sementara, Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin di Palembang, mengatakan kejadian berawal sekitar pukul 11.00 WIB, Senin 1 September 2025.
Adapun kedua korban ialah Hari (6) dan Alfi (8) bersama temannya sekitar lima orang asik mandi dan berenang di pinggir Sungai Ogan.
Kemudian warga yang melihat kejadian tersebut langsung menegur dan meminta mereka untuk segera naik ke darat, namun tak berselang lama setelah warga pergi kedua korban & teman-temannya kembali turun ke sungai untuk mandi dan berenang.
“Saat sedang asik mandi dan berenang tiba-tiba kedua korban tubuhnya terseret arus sungai hingga membuat keduanya tenggelam, teman korban yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkan kepada warga dan pihak keluarga,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut sekitar pukul 14.20 WIB dan langsung memerintahkan Tim Rescue yang dipimpin langsung oleh Kasi Operasi Manca Rahwanto untuk berangkat ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban.
Bersyukur saat ini Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polair Polda Sumsel, Damkar, BPBD, Polsek, PMI dan masyarakat telah menemukan dua korban yang tenggelam saat mandi di Sungai Ogan Kertapati Kecamatan Seberang Ulu I Palembang yang hilang sejak Senin 1 September 2025.
Namun kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply