Pemkot Palembang prioritaskan bedah rumah tidak layak huni

Palembang – Pemerintah Kota Palembang, Sumatra Selatan memprioritaskan program bedah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

“Bedah rumah tidak layak huni ini menjadi konsentrasi penuh kami dari sumber dana infaq dan sodaqoh ASN di lingkungan Pemkot Palembang,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Rabu.

Ia menyebutkan jika hingga saat ini telah 28 rumah yang telah dilakukan renovasi ataupun dibedah di tiap kecamatan.

“Bedah rumah ini ada tiga sumber yang menjadi konsentrasi bersama, salah satunya program dari Baznas, Perkimtan dan juga nasional,” kata dia.

Ia mengatakan untuk bisa dilakukan proses renovasi ataupun bedah rumah, maka warga yang ingin mendapatkan bantuan cukup menunjukkan kelengkapan dokumen kepemilikan tanah dan bangunan yang ditempati.

Selain program renovasi ringan dan bedah rumah, ada juga pembagian paket sembako bagi warga yang memang membutuhkan..

“Untuk itu, masyarakat Kota Palembang untuk turut berkontribusi mengentaskan rumah tidak layak huni ini yaitu dengan cara masyarakat untuk menyalurkan infaq dan sadaqoh ke Baznas Palembang,” kata Ratu Dewa.

Sementara itu, Ketua Bazanas Palembang Ridwan Nawawi menjelaskan dana yang dibutuhkan untuk bedah rumah sekitar Rp70 juta sedangkan renovasi ringan membutuhkan dana sekitar Rp39 juta.

“Dari hasil survei dan pemetaan masih banyak ditemui rumah belum layak huni di kawasan Gandus, Kertapati dan Seberang Ulu (SU),” jelasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*