Jakarta – Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir meminta Timnas U-16 Putri Indonesia tidak larut dalam kekecewaan setelah gagal meraih gelar juara Srikandi Merdeka Cup 2026.
Erick menegaskan perjalanan Garuda Pertiwi masih panjang dan kekalahan di partai final harus dijadikan pengalaman berharga untuk menatap tantangan berikutnya.
“Perjuangan belum berakhir dan tetap semangat untuk perjalanan berikutnya,” tulis Erick Thohir melalui akun media sosial resminya di Jakarta, Senin.
Timnas U-16 Putri Indonesia yang ditangani pelatih Timo Scheunemann harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 0-1 pada laga final Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8).
Hasil tersebut membuat Garuda Pertiwi harus puas finis sebagai runner-up. Meski gagal membawa pulang trofi juara, perjuangan para pemain muda Indonesia sepanjang turnamen tetap mendapat apresiasi dari Erick.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain dan jajaran tim kepelatihan yang telah berjuang serta memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti turnamen.
Srikandi Merdeka Cup 2026 diikuti tujuh negara, dengan Indonesia menurunkan dua tim. Selain Indonesia, peserta lainnya adalah Malaysia, Hong Kong, Singapura, Thailand, Arab Saudi, dan Yordania.
Menurut Erick, kekalahan pada final tidak seharusnya membuat para pemain kehilangan semangat maupun kepercayaan diri. Sebaliknya, pengalaman menghadapi tim-tim dari berbagai negara dapat menjadi bekal penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas permainan.
“Perjalanan Timnas U-16 Putri masih panjang. Masih banyak pertandingan dan tantangan yang harus kita hadapi,” ujarnya.
Salah satu tantangan terdekat adalah Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri 2027 yang akan berlangsung di Singapura pada 5-11 Oktober mendatang.
Indonesia tergabung di Grup B bersama tuan rumah Singapura, Arab Saudi, dan Bahrain. Persaingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi para pemain muda Garuda Pertiwi untuk menunjukkan perkembangan sekaligus memperbesar peluang menembus putaran final Piala Asia U-17 Putri 2027.
Erick menilai pengalaman yang diperoleh selama Srikandi Merdeka Cup dapat menjadi modal berharga sebelum menghadapi babak kualifikasi.
Karena itu, para pemain dan tim pelatih diharapkan segera melakukan evaluasi dan kembali fokus menjalani persiapan. Pembenahan tidak hanya diperlukan dari sisi teknis dan taktik, tetapi juga kondisi fisik serta kesiapan mental.
Pengalaman bermain menghadapi lawan dari berbagai karakter permainan di Srikandi Merdeka Cup diharapkan mampu membantu para pemain tumbuh lebih matang dan siap menghadapi persaingan di level internasional.
Erick pun meminta para pemain tetap menjaga keyakinan dan tidak menjadikan kegagalan di final sebagai alasan untuk berhenti mengejar prestasi.
“Terus percaya, berjuang, dan pantang menyerah. Percaya Garuda Pertiwi bisa terbang tinggi,” tulis Erick.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply