Adapun di hari ketiga bulan Ramadhan ini, Sabtu, suasana hangat terjadi di sejumlah masjid besar di Kota Palembang, antara lain di Masjid Cheng Ho Palembang dan Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo atau Masjid Agung Palembang.
“Ramadhan ini kami menjadikan momen untuk meningkatkan persaudaraan, karena biasanya di luar Ramadhan sibuk bekerja, namun Ramadhan ini bisa berkumpul bersama di masjid sesama warga bisa saling bertemu bertutur sapa,” ujar Budi Nasra (34), seorang warga jamaah Masjid Cheng Ho Palembang.
Ia menambahkan, Ramadhan juga dijadikan momentum untuk saling memaafkan sesama warga untuk dapat menjalani keseharian yang lebih baik.
Sementara di Masjid Agung Palembang, mulai dari remaja generasi Z hingga lansia ramai menjadikan masjid ini sebagai tempat untuk berwisata religi.
M Isro (27) seorang jamaah asal Empat Lawang mengatakan saat ini ia sedang berada di Kota Palembang dan menyempatkan untuk mengunjungi Masjid Agung Palembang dalam bulan Ramadhan ini.
Menurut dia rasa persaudaraan terjalin hangat di masjid tertua di Palembang itu, karena banyak warga jamaah yang bertadarus membaca Al Quran dan berzikir atau sekedar berdiam diri.
“Ramadhan ini momen untuk meningkatkan persaudaraan sesama umat Muslim,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan mengajak semua warga Sumatera Selatan untuk mewujudkan suasana damai Ramadhan, dengan fokus menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
“Mari kita masuki Ramadhan dengan bersama menyucikan diri, mohon maaf lahir batin,” katanya pula.
Menurut dia, masing-masing manusia merupakan insan yang beragama dan Ramadhan merupakan bulan ampunan, oleh karena itu ia mengajak warga untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply