Jelang Pilkades Sundan, Kapolsek Lengkiti Petakan Potensi Konflik dan Ingatkan Calon Jaga Kondusivitas

 LENGKITI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Sundan, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Polsek Lengkiti mulai memetakan potensi kerawanan yang dapat memicu konflik selama tahapan pemilihan berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang dipimpin Kapolsek Lengkiti, IPTU Jauhari Effendy, S.I.Kom., bersama anggota, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

sambang dan silaturahmi yang dipimpin Kapolsek Lengkiti, IPTU Jauhari Effendy, S.I.Kom., bersama anggota, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Belajar Bahasa

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek menyambangi para calon kepala desa beserta tim sukses masing-masing untuk menjalin komunikasi sekaligus mengidentifikasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), baik sebelum maupun setelah pelaksanaan Pilkades.

Pilkades Desa Sundan diikuti dua calon, yakni Epan Jaya, S.Pd.I., dengan nomor urut 1 dan Ronzili, petahana atau incumbent, dengan nomor urut 2.

Berdasarkan hasil komunikasi dan pemantauan di lapangan, situasi kamtibmas di Desa Sundan hingga kegiatan berlangsung masih terpantau aman dan kondusif.

“Belum ditemukan kendala yang dinilai dapat menghambat tahapan Pilkades, ” terang Iptu Jauhari Effendi kepada okusatu.id

Meski demikian, aparat kepolisian mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi bersama.

Beberapa di antaranya meliputi dugaan praktik politik uang, netralitas panitia Pilkades, perselisihan ant pendukung, penyebaran berita bohong atau hoaks, hingga praktik perjudian dan taruhan yang berpotensi muncul selama proses pemilihan.

Potensi tersebut menjadi perhatian karena kedua calon sama-sama memiliki basis pendukung.

Selain itu, status salah satu calon sebagai petahana juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pengawasan netralitas panitia.

Sementara itu, pengalaman Pilkades sebelumnya turut menjadi bahan evaluasi, terutama terkait kemungkinan adanya taruhan yang melibatkan pendukung calon maupun warga dari desa tetangga.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Lengkiti mengingatkan kedua calon kepala desa agar ikut bertanggung jawab menjaga suasana tetap damai selama seluruh tahapan Pilkades.

Para calon juga diminta mampu menenangkan pendukung dan tim sukses masing-masing apabila muncul persoalan di lapangan.

“Setiap permasalahan diharapkan diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi dengan panitia Pilkades sesuai ketentuan yang berlaku, ” pesannya.

Kapolsek turut mengingatkan agar seluruh pihak menghindari ujaran kebencian, intimidasi terhadap panitia maupun warga, politisasi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), praktik politik uang, serta penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Netralitas panitia Pilkades juga menjadi perhatian penting. Panitia diharapkan menjalankan tugas secara adil dan tidak memihak, sedangkan seluruh calon diminta mematuhi aturan serta mengikuti setiap tahapan pemilihan sesuai ketentuan.

Selain itu, komunikasi dengan Polsek Lengkiti dan Bhabinkamtibmas Desa Sundan diharapkan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sedini mungkin.

Melalui pendekatan langsung kepada calon kepala desa dan tim sukses, kepolisian berupaya membangun kesadaran bersama bahwa perbedaan pilihan tidak boleh menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat.

Pilkades diharapkan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan damai, sehingga masyarakat Desa Sundan tetap menjaga kerukunan meskipun memiliki pilihan calon yang berbeda.

sumber : okusatu.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*