Baturaja – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim pancaroba melalui simulasi penanganan banjir atau water rescue di Danau Wisata Rantau Kumpai.
Kepala BPBD OKU Januar Efendi dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Sabtu, mengatakan kegiatan yang melibatkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pengurangan Risiko Bencana (PRB) sekaligus menindaklanjuti surat edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 300.2.8/6456.SJ tentang peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana.
Dia mengatakan simulasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat, khususnya bencana banjir yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko serta dampak bencana alam.
Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas personel dan koordinasi lintas instansi perlu terus dilakukan agar penanganan keadaan darurat dapat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Melalui simulasi water rescue, petugas diharapkan semakin terampil dalam menjalankan prosedur penyelamatan korban di perairan, sekaligus mampu meningkatkan kesiapan operasional ketika terjadi bencana banjir di wilayah Kabupaten OKU.
“Simulasi ini juga melibatkan peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkab OKU seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, TNI, Polri, dan unsur kecamatan,” katanya.
Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-lembaga dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh dan responsif.
“Dengan penguatan koordinasi dan latihan secara berkala, Kabupaten OKU diharapkan semakin siap menghadapi potensi bencana serta meminimalkan risiko terhadap keselamatan jiwa dan kerugian yang ditimbulkan,” ujarnya.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply