Warga pesisir Pantai Cerita ikut bantu pencarian jurnalis hilang kontak di Selat Sunda

Pandeglang – Sejumlah warga pesisir sekitar pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, membantu operasi pencarian korban speed boat membawa rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda ketika meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak Senin (7/9).

Koordinator warga pesisir Irvan Kipong di Pandeglang, Kamis menyatakan, bahwa bantuan pencarian ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dalam membantu operasi kemanusiaan.

“Hari ini, Kamis (10/9) pukul 07.00 WIB, kami dari kru Ujung Kulon Adventure insya Allah akan menyisir perairan wilayah Panaitan, wilayah Selat Sunda,” katanya.

Ia mengatakan pergerakan tim pencarian difokuskan untuk menyisir sejumlah titik krusial di sekitar perairan Pulau Panaitan yang berbatasan langsung dengan Selat Sunda.

Dengan mengerahkan armada kapal lokal, tim dari masyarakat pesisir juga akan memperluas jangkauan area pencarian yang dikenal memiliki medan perairan cukup menantang.

“Yang terkait kemarin kejadian teman kita Abah Bonsai dan bersama kru dan para jurnalis. Semoga pencarian kita ini menyisir ke area Pulau Panaitan membuahkan hasil ada titik terang,” ungkapnya.

Dalam hal ini, penyisiran yang dilakukan masyarakat ini diharapkan dapat melengkapi upaya pencarian yang juga dikoordinasikan bersama pihak berwenang.

Pengenalan karakteristik medan laut oleh nelayan lokal di Selat Sunda diyakini menjadi keunggulan tersendiri dalam mempercepat penemuan titik terang keberadaan para korban hilang kontak.

Sementara itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banten, pada hari ke tiga upaya pencarian dilanjutkan sejak pagi hari mengingat kondisi cuaca yang cenderung lebih landai.

“Berdasarkan pantauan di lapangan, angin dan gelombang laut terpantau semakin kencang menjelang siang dan sore hari. Adapun tinggi gelombang di perairan tersebut pada hari ini tercatat bervariasi antara 1 hingga 2 meter,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad.

Ia mengungkapkan bahwa fokus operasi pada hari ini di sisi selatan telah tercover penuh hingga radius kurang lebih 20 nautical mile dari titik tengah Anak Gunung Krakatau.

Selain itu, Tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian ke sisi utara dengan tetap berada di sekitar kawasan Anak Gunung Krakatau. Perluasan ini disesuaikan dengan hasil perhitungan arus, pergeseran ombak, serta arah angin.

“Mungkin kita akan memperluas ke sisi utara sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombaknya, angin seperti itu,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*