Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) untuk memantau perkembangan penanganan sejumlah bencana alam di Indonesia melalui konferensi video dari Jakarta, Senin.
Dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo menyebut pemerintah saat ini menghadapi sejumlah kondisi kebencanaan, mulai dari gempa bumi di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan asap.
“Saya mengundang kita rapat melalui VCon (video conference) ya. Saya hanya ingin monitor gimana perkembangan sekaligus mendengar situasi yang terkini. Kita menghadapi berbagai keadaan karena bencana,” kata Presiden Prabowo.
Ia menyampaikan Indonesia sebagai negara yang berada di kawasan cincin api atau ring of fire harus selalu siap menghadapi bencana.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran mitigasi bencana secara signifikan.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menilai respons pemerintah dalam menghadapi sejumlah bencana belakangan ini telah berlangsung cukup cepat dan masif.
Ia mencontohkan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang menurutnya telah dilakukan dengan kekuatan nasional.
Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh unsur yang telah bekerja dalam penanganan bencana sekaligus meminta setiap keterlambatan yang masih terjadi menjadi bahan evaluasi agar pemerintah dapat mengambil langkah antisipatif.
Ia kemudian meminta Menteri Sekretaris Negara, Menteri Keuangan, dan Kepala Bappenas menyiapkan perencanaan penguatan sarana penanggulangan bencana.
Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk memperkuat penanganan bencana, termasuk pengadaan drone yang mampu membawa dan menjatuhkan air serta pengembangan teknologi modifikasi cuaca.
“Jadi persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan,” ujarnya.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo meminta laporan mengenai perkembangan penanganan pascagempa di Flores. Ia ingin memastikan wilayah yang terdampak, khususnya kabupaten yang belum didatanginya, telah mendapatkan penanganan dan dapat dipulihkan.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply