Palembang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Sumatera Selatan hingga Juni 2026 menangani sebanyak 2.502 kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) yang dialami masyarakat di daerah itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina di Palembang, Kamis mengatakan bahwa selama periode Januari-Juni 2026 tercatat sebanyak 2.502 kasus masyarakat yang positif mengidap TBC.
“Untuk jumlah kasus periode Juli-Agustus 2026 masih dalam tahap pendataan,” katanya.
Dia mengatakan, upaya pencegahan TBC terus dilakukan pihaknya melalui pelacakan kasus oleh tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas di Kota Palembang.
Dinas Kesehatan Kota Palembang menyiapkan pelayanan pemeriksaan Tes Cepat Molkuler (TCM) di puskesmas bagi warga suspek TBC.
“Bagi warga yang memiliki keluhan batuk berdahak disarankan melakukan pemeriksaan TCM di puskesmas terdekat,” tegasnya.
Dia menjelaskan, Tuberkulosis adalah penyakit paru-paru akibat kuman mycobacterium tuberculosis.
Penyakit ini menimbulkan beberapa gejala berupa batuk yang berlangsung lama, lemas, berat badan turun, tidak nafsu makan, nyeri dada dan berkeringat di malam hari.
Penyakit ini pun mudah menular pada manusia yang memiliki daya tahan tubuh rendah melalui percikan ludah yang keluar dari penderita TBC ketika berbicara, batuk dan bersin.
“TBC ini tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga tulang, usus atau kelenjar. Bahkan bisa menyebabkan kematian,” ujar dia.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply