Palembang – Kepolisian Resor Musi Banyuasin (Polres Muba), Sumatera Selatan, membekali 25 personel dengan pemahaman mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi informasi untuk mendukung tugas kepolisian dan pelayanan publik.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya di Palembang, Selasa, mengatakan penguasaan teknologi seperti AI menjadi instrumen pendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang harus berjalan beriringan dengan profesionalisme dan integritas.
“Optimalisasi transformasi digital di jajaran Polda Sumsel merupakan wujud nyata Polri dalam memperkuat stabilitas keamanan sekaligus menghadirkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Pembekalan yang berlangsung di Markas Komando Polres Musi Banyuasin, Senin (24/8), tersebut diikuti 25 personel dari delapan fungsi kepolisian, yakni Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Reserse Kriminal, Intelijen Keamanan, Pembinaan Masyarakat, Samapta, Lalu Lintas, Sumber Daya Manusia, dan Hubungan Masyarakat.
Kegiatan bertajuk “Transformasi Polri di Era Digital: Penguatan Profesionalisme, Integritas, dan Pelayanan Presisi dalam Mewujudkan Kepercayaan Masyarakat” tersebut dipimpin peserta Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Angkatan LXVII Tony Saputra.
Nandang mengatakan perkembangan masyarakat yang semakin kritis serta pergeseran pola kejahatan ke ranah digital dan siber menuntut personel kepolisian memiliki kompetensi digital yang adaptif.
Dalam pembekalan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan AI sebagai instrumen pendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan kompetensi digital tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan personel menghadapi tantangan keamanan di era teknologi informasi, termasuk kejahatan siber, penyebaran informasi palsu, dan manipulasi informasi.
Selain pemanfaatan teknologi, pembekalan menekankan lima nilai pelayanan publik Presisi, yakni cepat, mudah, transparan, humanis, dan akuntabel (CMTHA).
Para personel juga mengikuti diskusi untuk merumuskan langkah perbaikan yang dapat diterapkan pada fungsi pelayanan di satuan kerja masing-masing.
Polda Sumatera Selatan berharap peningkatan kompetensi digital tersebut dapat mendukung Polres Musi Banyuasin memberikan pelayanan yang semakin responsif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply