Bukan Sekadar Lomba, Malam Puncak HUT RI ke-81 di RT 10 Berakhir Meriah dengan Hiburan Rakyat

BATURAJA TIMUR – Suasana berbeda terasa di lingkungan RT 10 RW 04 Kemiling, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga menggelar serangkaian kegiatan yang berlangsung semarak dan dipenuhi gelak tawa.

Selama dua hari, tepatnya 15 hingga 16 Agustus 2026, halaman dan lingkungan warga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai usia. Anak-anak, ibu-ibu hingga bapak-bapak ikut turun ambil bagian dalam perlombaan yang dikemas sederhana, tetapi mampu menciptakan suasana penuh keakraban.

Keceriaan paling awal datang dari peserta anak-anak. Panitia membagi peserta dalam beberapa kelompok usia, mulai dari anak di bawah lima tahun, usia 6–8 tahun hingga 9–12 tahun.

Berbagai permainan tradisional dan lomba khas perayaan kemerdekaan pun digelar. Di antaranya lomba kelereng, makan kerupuk, meniup cangkir menggunakan tali hingga lomba lari memindahkan bendera.

Tak kalah meriah, ibu-ibu juga menunjukkan semangat mereka. Sejumlah perlombaan seperti estafet sarung dan estafet tepung diikuti secara beregu dengan masing-masing lima peserta.

Ada pula lomba makan kerupuk perorangan serta menghias wajah teman secara berpasangan. Sorak-sorai warga membuat setiap perlombaan terasa semakin meriah.

Sementara itu, giliran bapak-bapak unjuk kemampuan melalui futsal sarung, balap karung dan permainan gaple.

Pada lomba futsal sarung, setiap regu terdiri dari tiga orang. Sedangkan balap karung dimainkan secara individu. Untuk lomba gaple, panitia menyediakan empat kategori juara dengan hadiah yang berbeda.

Juara pertama mendapatkan kipas angin, juara kedua memperoleh setrika, juara ketiga mendapatkan karpet, sementara juara keempat membawa pulang sarung Wadimor.

Khusus perlombaan beregu, hadiah diberikan kepada setiap anggota tim pemenang. Dengan begitu, perjuangan masing-masing peserta tetap mendapatkan penghargaan.

Ketua RT, Edi Sugianto, menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi tujuan utama dari seluruh kegiatan.

Menurut Edi, kemenangan dalam perlombaan hanyalah bagian kecil dari rangkaian acara. Hal yang jauh lebih penting adalah kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan mempererat silaturahmi.

“Yang paling utama bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menjaga kekompakan sebagai warga RT 10,” kata Edi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat suara atau keramaian yang dirasakan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Edi berharap seluruh warga tetap saling mendukung agar kegiatan berlangsung tertib, aman dan memberikan kesan baik bagi semua pihak.

Sementara itu, ketua pelaksana, Latip, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Agustusan.

Menurut Latip, antusiasme warga menjadi salah satu kunci sehingga berbagai kegiatan dapat berlangsung meriah. Ia secara khusus mengapresiasi seluruh warga yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti berbagai perlombaan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Agustusan. Terutama kepada seluruh warga yang telah menunjukkan antusiasme luar biasa dalam mengikuti berbagai kegiatan lomba,” ujar Latip.

Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan dan kegiatan peringatan HUT RI di lingkungan RT 10 dapat semakin baik pada tahun-tahun berikutnya.

“Semoga di tahun-tahun selanjutnya kita akan mengadakan lomba yang lebih menarik, dan tentunya akan ada hadiah-hadiah yang lebih menarik,” tambahnya.

Semarak perayaan tidak berhenti pada perlombaan. Warga juga menikmati makan tekwan bersama. Hidangan tersebut menjadi pelengkap suasana kekeluargaan yang sudah terbangun selama kegiatan berlangsung.

Puncak perayaan kemudian ditandai dengan pembagian hadiah kepada para pemenang sekaligus hiburan rakyat.

Malam puncak menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan. Warga berkumpul bersama, menikmati hiburan dan merayakan suasana kemerdekaan dengan penuh kegembiraan.

Momen tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi panitia terhadap warga yang sejak awal ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan.

Perayaan HUT RI ke-81 di RT 10 RW 04 Kemiling menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat.

Tidak harus dengan acara besar. Perlombaan sederhana, makan bersama dan hiburan rakyat ternyata mampu mempertemukan warga dalam suasana yang hangat.

Melalui kegiatan tersebut, warga RT 10 RW 04 Desa Tanjung Baru menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjaga persatuan, gotong royong dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dua hari penuh perlombaan akhirnya ditutup dengan keceriaan. Hadiah boleh menjadi kenangan, tetapi kebersamaan warga menjadi cerita yang jauh lebih berharga.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : okusatu.id

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*