Zverev Tumbang pada laga pembuka, Griekspoor ukir kejutan besar di Montreal

Jakarta – Kejutan besar langsung mewarnai ATP Masters 1000 National Bank Open Presented by Rogers di Montreal, Kanada. Unggulan pertama Alexander Zverev harus angkat koper lebih cepat setelah takluk dari petenis Belanda Tallon Griekspoor dengan skor 6-7(3), 6-2, 6-4 pada babak kedua, Kamis WIB.

Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Zverev yang baru kembali bertanding setelah menembus final Wimbledon bulan lalu. Sebaliknya, kemenangan ini menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam karier Griekspoor. Selain menjadi kemenangan ketiganya atas petenis peringkat tiga dunia itu, hasil tersebut juga menandai kemenangan ketiganya atas pemain penghuni lima besar dunia.

“Ini adalah salah satu kemenangan paling istimewa yang pernah saya raih. Musim ini sangat berat bagi saya. Saya bahkan beberapa kali hampir menyerah. Namun, belakangan saya bekerja lebih keras dan merasa permainan saya kembali meningkat dalam latihan. Saya yakin hanya tinggal menunggu waktu,” ujar Griekspoor, dikutip dari ATP.

“Kemenangan ini terasa sangat spesial, terutama melawan pemain seperti Sascha.”

Datang ke Montreal dengan modal hanya satu kemenangan dari delapan pertandingan level tur terakhir, Griekspoor justru mampu membalikkan ekspektasi. Petenis peringkat ke-69 dunia itu tampil percaya diri dan agresif untuk memastikan tiket ke babak ketiga turnamen ATP Masters 1000 tersebut.

Permainan menyerang menjadi kunci keberhasilannya. Griekspoor membukukan 20 winner lewat pukulan forehand dan memenangi 17 dari 18 poin saat bermain di depan net, statistik yang menunjukkan efektivitasnya sepanjang pertandingan.

Drama terjadi pada set penentuan. Griekspoor sempat unggul 4-2 sebelum Zverev bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Namun, petenis Belanda itu kembali merebut momentum dengan mematahkan servis lawannya, lalu menuntaskan kemenangan pada match point pertama setelah pertarungan sengit selama dua jam 33 menit.

Griekspoor mengaku kemenangan tersebut terasa semakin berarti karena ia akhirnya mampu mengatasi catatan buruk saat menghadapi Zverev, setelah beberapa kali gagal mempertahankan keunggulan pada set penentuan dalam pertemuan sebelumnya.

“Kalau melihat sejarah pertemuan kami, saya pernah beberapa kali menyia-nyiakan keunggulan break pada set penentuan. Tanpa dukungan tim saya di tribun, mungkin saya tidak akan memenangi pertandingan ini. Mereka terus memberi semangat dan membantu saya melewati momen-momen sulit,” kata Griekspoor.

Kemenangan ini memperbaiki rekor pertemuan Griekspoor melawan Zverev menjadi tiga kemenangan dari 12 pertemuan. Pada babak ketiga, petenis berusia 30 tahun itu akan menghadapi pemenang duel antara Matteo Arnaldi dan Fabian Marozsan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*