Palembang – Tim Manggala Agni bersama personel gabungan memfokuskan penuntasan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sumber Hidup, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, yang memasuki hari ketiga pada Sabtu.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto di Palembang, Sabtu, mengatakan kebakaran di lahan gambut seluas sekitar enam hektare tersebut belum sepenuhnya dapat dipadamkan sehingga seluruh personel Manggala Agni masih disiagakan di lokasi.
“Karhutla di Pedamaran Timur, OKI, belum clear dan harus dituntaskan. Personel Manggala Agni masih full team tiga regu agar cepat tuntas pada hari ini,” katanya.
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu melalui jalur darat dengan melibatkan tim gabungan serta didukung pemadaman dari udara menggunakan helikopter pengebom air. Langkah tersebut untuk mempercepat pendinginan pada titik-titik api yang masih aktif sekaligus mencegah kebakaran meluas.
“Hingga Jumat (3/7) sore, kondisi asap di lokasi mulai menipis dibandingkan saat awal kebakaran. Tim di lapangan kini memusatkan upaya pada pemadaman sisa titik api dan pembasahan menyeluruh di lahan gambut agar api tidak kembali muncul,” kata Ferdian.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan Sudirman mengatakan dua helikopter pengebom air telah dikerahkan sejak hari pertama dan kedua untuk mendukung operasi pemadaman.
“Upaya pemadaman terus dilakukan hingga hari ketiga melalui jalur darat dan udara. Helikopter water bombing dikerahkan untuk membantu mempercepat proses pemadaman,” ujarnya.
Ia menyebutkan selama operasi berlangsung kedua helikopter tersebut telah melakukan 73 kali penyiraman dengan total sekitar 292 ribu liter air ke area yang terbakar.
Dari total sekitar enam hektare lahan gambut yang terbakar, sekitar empat hektare telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, kondisi di lokasi masih berasap sehingga proses pendinginan dan pemantauan terus dilakukan.
“Proses pemadaman dengan helikopter water bombing juga akan dilakukan jika masih terdapat potensi api meluas,” kata Sudirman.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply