Palembang – Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, menggandeng sebanyak 7.588 petugas sensus untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis dalam menghadirkan data yang akurat guna mewujudkan pembangunan tepat sasaran.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat menghadiri kegiatan Semarak (Sensus Ekonomi Milik Rakyat) Wong Kito 2026 di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Minggu, mengatakan bahwa ribuan petugas tersebut dipersiapkan sebagai garda terdepan dalam memotret kondisi riil perekonomian di lapangan.
“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan ikhtiar bersama Pemkot Palembang dan BPS untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi dan potensi ekonomi daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan,” kata Ratu Dewa.
Menurut dia, keterlibatan ribuan petugas sensus ini sangat krusial mengingat pertumbuhan ekonomi Kota Palembang pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan tren positif di angka 5,91 persen. Melalui penguatan ribuan personel di lapangan, pemerintah daerah berharap dapat memperoleh data statistik yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan data pra-pendataan (prelist), terdapat sekitar 179.751 unit usaha di Kota Palembang yang didominasi oleh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebanyak 171.822 unit, disusul 7.206 usaha menengah, dan 723 usaha besar.
“Angka ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi daerah kita. UMKM menjadi tulang punggung ekonomi Palembang yang harus terus didorong dan dikembangkan melalui basis data yang kuat dari para petugas sensus tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Palembang telah memperkuat sinergi dengan BPS melalui berbagai tahapan persiapan, mulai dari Focus Group Discussion (FGD) Ground Check bersama para Ketua RT, komitmen dukungan dari seluruh camat, hingga sosialisasi masif kepada masyarakat luas.
Ia pun mengimbau pelaku usaha dan warga Palembang untuk menerima kedatangan petugas sensus dengan baik dan memberikan data yang jujur serta lengkap.
Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengapresiasi langkah taktis jajaran Pemkot Palembang beserta Provinsi Sumsel yang mengonsolidasikan ribuan petugas sensus demi mendukung kebijakan satu data nasional.
“Sebanyak 7.588 petugas sensus ini telah dipersiapkan dengan matang. Kami berpesan kepada seluruh petugas agar menjalankan tugas dengan penuh integritas dan empati. Jangan hanya mengejar target, tetapi hadirkan data yang benar-benar sesuai kenyataan di lapangan,” kata Mensos.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan kolaborasi pemangku kepentingan bersama ribuan petugas sensus menjadi kunci keberhasilan Sensus Ekonomi 2026.
Data yang dihimpun nantinya akan menjadi rujukan utama pemerintah pusat maupun daerah dalam merancang berbagai program penguatan sektor usaha, peningkatan investasi, hingga pemberdayaan UMKM agar lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply