Berdasarkan laman resmi FIFA, tim berjuluk Das Team itu terakhir kali tampil di Piala Dunia pada edisi 1998 di Prancis. Setelah melewatkan enam edisi berikutnya, Austria datang ke Amerika Utara dengan skuad yang berisi perpaduan pemain senior seperti David Alaba, Marko Arnautovic, dan Marcel Sabitzer, serta tenaga muda seperti Paul Wanner dan Carney Chukwuemeka.
Austria berada di Grup J bersama juara bertahan Argentina, Aljazair, dan Yordania. Di atas kertas, Argentina menjadi unggulan utama grup, sementara Austria diperkirakan bersaing ketat dengan Aljazair untuk memperebutkan tiket ke fase gugur.
Austria lolos ke Piala Dunia 2026 melalui kualifikasi zona Eropa. Keberhasilan itu menjadi akhir dari penantian panjang sejak penampilan terakhir mereka di Piala Dunia 1998.
Di bawah Rangnick, Austria berkembang menjadi tim yang agresif dan berani menekan lawan sejak area pertahanan lawan. Gaya bermain itu sudah terlihat pada Piala Eropa 2024 ketika Austria tampil mengejutkan dengan memuncaki grup yang berisi Prancis dan Belanda, sebelum dihentikan Turki pada babak 16 besar.
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan Austria untuk membuktikan bahwa penampilan mereka di Piala Eropa bukan sekadar kejutan sesaat. Rangnick membawa Austria dengan target lolos dari fase grup dan melangkah sejauh mungkin di fase gugur.
Austria bukan pendatang baru di Piala Dunia, tetapi mereka cukup lama absen dari turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan pertama Austria sejak edisi 1998.
Kehadiran Austria di Piala Dunia 2026 terasa penting karena datang ketika mereka memiliki salah satu generasi terbaik dalam beberapa dekade terakhir. Banyak pemain Austria saat ini bermain di liga top Eropa, terutama Jerman, Italia, Spanyol, dan Inggris.
David Alaba menjadi salah satu figur paling penting dalam skuad Austria. Bek Real Madrid itu memiliki pengalaman besar di level klub dan tim nasional, serta tetap menjadi simbol kepemimpinan Austria.
Di lini tengah, Marcel Sabitzer dan Konrad Laimer menjadi motor permainan. Sabitzer memberi kreativitas dan ancaman dari lini kedua, sedangkan Laimer menghadirkan energi besar dalam sistem pressing Rangnick.
Marko Arnautovic masih menjadi tumpuan di lini depan. Penyerang berusia 37 tahun itu merupakan pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Austria, sehingga kehadirannya memberi pengalaman penting di ruang ganti.
Austria juga membawa dua pemain muda yang menarik perhatian, yakni Paul Wanner dan Carney Chukwuemeka. Keduanya baru memilih membela Austria pada tahun ini dan langsung masuk skuad Piala Dunia.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply