Polda Sumsel jaring lima orang ‘Pak Ogah’ di kawasan Tol Kramasan

Palembang – Polda Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menertibkan lima terduga pelaku premanisme di kawasan Tol Kramasan, Palembang dalam rangka Operasi Pekat Musi 2026.

Direktur Samapta Polda Sumsel Kombes Pol M. Rendra Salipu di Palembang, Jumat, mengatakan pihaknya melakukan patroli dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dipimpin Kasatgas Preventif Kompol A. Hanafi bersama 23 personel dari total 24 personel yang terlibat, dengan satu personel dalam kondisi sakit.

Saat di lokasi, petugas mendapati lima orang yang diduga melakukan praktik meminta uang kepada pengendara atau dikenal sebagai “pak ogah”. Kelima terduga masing-masing berinisial W (35), Z (36), F (35), I (27), dan R (31).

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nominal bervariasi. Selanjutnya, para terduga dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan diproses melalui mekanisme tindak pidana ringan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penindakan tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas di jalur strategis tersebut.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan ruang publik tetap aman dan tertib. Patroli dan penindakan ini merupakan langkah preventif dan represif agar praktik premanisme tidak berkembang serta tidak meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan Operasi Pekat Musi merupakan komitmen berkelanjutan dalam menekan penyakit masyarakat.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan praktik serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*