Kemenangan tersebut merupakan yang ketiga secara beruntun yang dicatat skuad Garuda, setelah dua laga sebelumnya berhasil menumbangkan Mongolia (3-0) dan Selandia Baru (3-0).
Hong Kong memberikan kejutan pada awal set pertama saat meninggalkan Indonesia dengan skor 6-1. Tidak tinggal diam, Indonesia juga mengejar hingga berhasil menyamakan kedudukan saat mencetak angka 11-11.
Kedua tim terus bersaing ketat dengan selisih satu atau dua poin hingga Indonesia mampu memperlebar jarak dengan 23-20.
Mediol Yoku dan kawan-kawan berhasil membalikkan keadaan dengan terus menyarangkan serangan dan mencetak poin-poin krusial hingga sebuah spike keras Ersandrina Devega Salsabilah memenangkan Indonesia dengan skor 25-21.
Dominasi Indonesia terus berlanjut pada set kedua. Setelah saling mengejar poin, tim asuhan pelatih Octavian itu mulai memperlebar jarak saat mencetak 11-7. Serangan yang terus digencarkan melalui Shella Bernadetha, Devega, dan Mediol Yoku semakin memperlebar jarak hingga 20-15.
Hong Kong berusaha keras mengejar dan mulai mendekat dengan poin 18-20, namun Indonesia yang tidak mau kehilangan peluang, kembali melaju hingga sebuah spike Putri Agustin mencetak poin untuk memenangkan set kedua dengan skor 25-20.
Perlawanan balik Hong Kong belum menunjukkan perubahan yang signifikan saat Indonesia kembali memimpin 5-2 berlanjut hingga 8-5 pada set ketiga.
Hong Kong mendapatkan momentum kebangkitan saat menyamakan skor 12-12 dan membalikkan keadaan saat mencetak 15-14. Persaingan ketat kedua tim terus berlanjut dengan selisih poin yang tidak lebih dari dua hingga skor kembali imbang 18-18.
Indonesia sempat kembali memimpin dengan selisih dua poin namun kesalahan servis dan kegagalan serangan membuat Hong Kong mendekat dan berhasil membalikkan keunggulan menjadi 22-21.
Hwing-Tung Lee dan kawan-kawan terus menjaga jarak poin di saat-saat krusial hingga mengamankan kemenangan pada set ketiga dengan skor 25-23.
Indonesia berusaha meredam momentum kebangkitan Hong Kong saat mencetak poin beruntun untuk memimpin 4-0 pada awal set keempat.
Tisya Amallaya Putri dan kawan-kawan terus mendominasi permainan saat memperlebar jarak 9-2 dan terus berlanjut hingga 16-8.
Hong Kong berusaha mengejar namun Indonesia juga terus memaksimalkan setiap peluang untuk menjauh hingga jarak poin semakin tajam saat 20-10 berlanjut ke 24-15.
Putri Agustin memastikan kemenangan bagi Indonesia lewat sebuah spike keras yang berhasil mencetak poin untuk mengakhiri laga set keempat dengan skor 25-15.
Kemenangan tersebut membawa Indonesia melaju ke laga berikut (play-off) untuk perebutan peringkat kelima AVC Nations Cup 2025. Indonesia akan menghadapi pemenang laga Iran lawan Australia.
sumber : antarasumsel.com
Leave a Reply