Tentara Serbu Markas Pendemo Anti-junta, Delapan Tewas

akarta: Sedikitnya delapan orang tewas dan puluhan luka-luka setelah tentara Myanmar menyerbu markas pedemo anti-junta di Tarhan, Kalay, Sagaing.

“(Angkatan bersenjata) mengintensifkan penyerangan sekitar pukul 05.45. Pasukan menutup semua arah yang dapat digunakan penduduk setempat untuk mengirim bantuan ke markas itu. Jadi orang-orang dari desa lain tidak bisa datang untuk membantu mempertahankan (kamp Tarhan) dari serangan itu,” kata penduduk setempat, seperti dilansir Myanmar Now, Rabu (7/4/2021).

Kemudian serangan berlanjut hingga pukul 09.00 dengan menembaki rumah-rumah di daerah pemukiman, dan menyerbu klinik setempat.

Serangan tentara ke kamp pedemo di Tarhan dilakukan dari empat arah dengan menggunakan senapan mesin serta granat.

Menurut laporan pengunjuk rasa, sekitar 20 orang terluka dan sebanyak 10 orang ditangkap dalam kejadian itu.

Sementara itu dari delapan korban tewas, hanya lima orang yang jasadnya ditemukan.

Meskipun aparat menyerbu kamp pedemo itu, penduduk Kalay tetap turun ke jalan sekitar pukul 11.00 untuk berunjuk rasa.

Menurut catatan Lembaga Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik Myanmar (AAPP) pada Selasa (6/4/2021), jumlah korban tewas akibat bentrokan aparat keamanan dan pedemo saat ini mencapai 581 orang, sementara yang ditahan junta militer mencapai 2.750 orang.

 

 

sumber : RRI.co.id

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*