Pasca Longsor Nganjuk, Tim SAR Masih Evakuasi

Jakarta: Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna mengatakan pada sore kemarin tim SAR gabungan telah menemukan enam korban longsor di Nganjuk dalam keadaan meninggal dunia. Dan hari ini tim masih fokus proses pencarian ke sepuluh korban yang masih menghilang.

“Untuk sore kemarin kita berhasil mengevakuasi 6 korban dalam keadaan meninggal dunia dan sudah menuju RS,” kata I Wayan melalui wawancara Pro3 RRI, Selasa (16/2/2021).

Sementar itu, I Wayan menjelaskan jika hari ini tim gabungan masih melakukan tahap pencarian untuk 10 korban yang belum ditemukan. Dalam proses pencarian tersebut, nantinya tim akan dibagi menjadi dua sektor.

“Selanjutnya kami terus melakukan evakuasi terhadap 10 korban yang masih hilang, didalam pencarian tersebut kami akan bagi menjadi dua sektor yakni kanan dan kiri,” jelas I Wayan.

Nantinya tim akan dibantu oleh 5 ekskavator dalam proses evakuasi hari ini. Dengan tujuan dapat menghancurkan timbunan tanah.

“Yang pertama kali kami akan lakukan penghancuran timbunan tanah menggunakan excavator, sehingga material yang tertimbun bisa bersih dan memudahkan kita mencari korban,” jelasnya kembali.

Ia juga megatakan jika personil yang akan turun langsung hari ini mencapai 600 orang dari berbagai intansi terkait dan juga para relawan.

“Mudah-mudahan hari ini menemukan semua korban, personil yang terlibat sekitar 600 orang gabungan intansi terkait, karena wilayah yang paling parah di satu tempat, ada 8 rumah 10 KK yang tertimbun dari longsor,” jelasnya.

Sementara I Wayan mengatakan untuk kendala sampai saat ini belum ditemukan karena semua masih bekerjasama. Hanya saja yang diwaspadai yakni longsor susulan karena banyak retakan tanah yang terlihat di sekitar lokasi kejadian.

Sebelumnya, tanah longsor terjadi di Selopuro, Ngetos, Nganjuk, Jatim terjadi Minggu (14/2/2021) lalu. Sebanyak 14 warga berhasil menyelamatkan diri, mereka menderita luka ringan dan beberapa lainnya dinyatakan hilang.

 

Sumber : RRI.CO.ID

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*