Kisah Laura Anna dan Gaga Muhammad, Dari Saling Bucin Berujung Petaka, Kecelakaan Lalu ke Pengadilan

JAKARTA – Gaga Muhammad Rabu (19/1/2022) hari ini akan kembali menjalani sidang vonis atas kasus kecelakaan lalu lintas gugatan Laura Anna di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Kasus Gaga Muhammad dan Laura Anna ini bermula dari kisah cinta.

Gaga Muhammad dan Laura Anna sepasang kekasih yang saling mencintai alias budak cinta (bucin), kini berujung petaka.

Bukan tanpa sebab, kecelakaan yang menimpa pasangan ini membuat dampak negatif untuk hubungannya.

Hingga akhirnya, keduanya pun harus terpisah. Bahkan Laura Anna kini sudah meninggal dunia, dan Gaga Muhammad harus mendekam di balik jeruji besi.

Lantas, bagaimana kisah mereka? Berikut Tribunnews merangkumnya.

Kemesraan Gaga Muhammad dan Laura Anna

Sebelum insiden 8 Desember 2019. Gaga Muhammad dan Laura Anna merupakan sepasang kekasih yang saling mencintai.

Dari laman Instagram keduanya, mereka memperlihatkan sisi bahwa satu sama lain begitu saling mencintai.

Tak tanggung-tanggung, keduanya juga kerap mengumbar kemesraan di depan umum atau mengunggah foto-foto mesra di Instagram.

Hal ini terlihat dari beberapa vlog yang diungga Laura Anna dan Gaga Muhammad.

Bahkan, perilaku Gaga Muhammad terhadap Laura Anna mampu mencuri perhatian warganet.

Cara Gaga Muhammad memperlakukan Laura Anna disebut-disebut bagaikan Ratu yang sangat dicintainya.

Namun, itu semua usai setelah kecelakaan lalu lintas yang menimpa mereka pada 8 Desember 2019.

Kronologi Kecelakaan Lalu Lintas Gaga-Laura

Dalam persidangan, Gaga Muhammad menceritakan kronologi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan Laura Anna lumpuh pada 2019 lalu.

Dijelaskannya, Gaga Muhammad bersama Laura Anna dan teman-temannya pergi ke satu di antara kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada 7 Desember 2019.

Gaga Muhammad mengakui meminum beberapa gelas bercampur alkohol. Tapi ia membantah apabila dirinya dalam pengaruh alkohol saat menyupir.

Bahkan, perilaku Gaga Muhammad terhadap Laura Anna mampu mencuri perhatian warganet.

Cara Gaga Muhammad memperlakukan Laura Anna disebut-disebut bagaikan Ratu yang sangat dicintainya.

Namun, itu semua usai setelah kecelakaan lalu lintas yang menimpa mereka pada 8 Desember 2019.

Kronologi Kecelakaan Lalu Lintas Gaga-Laura

Dalam persidangan, Gaga Muhammad menceritakan kronologi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan Laura Anna lumpuh pada 2019 lalu.

Dijelaskannya, Gaga Muhammad bersama Laura Anna dan teman-temannya pergi ke satu di antara kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada 7 Desember 2019.

Gaga Muhammad mengakui meminum beberapa gelas bercampur alkohol. Tapi ia membantah apabila dirinya dalam pengaruh alkohol saat menyupir.

Namun, dalam keterangannya, Gaga Muhammad tidak menyebutkan Laura Anna minum alkohol seberapa banyak.

“Saya minum alkohol, minum dua hingga tiga gelas Gin and Tonic,” kata Gaga Muhammad dalam persidangan.

Setelah dari kelab malam, Gaga Muhammad berencana membawa Laura Anna pulang ke rumahnya. Namun mereka sempat mampir untuk makan malam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

“Kita makan di mobil. Karena setiap habis minum sama saya, dia selalu di mobil, tidur. Saya enggak mau tinggalkan dia,” jelas Gaga

Setelah makan, Gaga bersama Laura Anna melanjutkan perjalanan dan masuk ke dalam tol Jagorawi. Kecelakaan pun terjadi di Kilometer 10.

“Di kilometer 10 (kecelakaan). Saya sempat tertidur, lalu bangun dan kaget di depan ada truk. Saya ingin injak rem, tapi yang terinjak malah (pedal) gas,” ungkap Gaga Muhammad.

“Saya melihat sebelah kanan kosong, saya banting stir ke kanan, ternyata di kanan ada mobil, terjadi benturan yang sebabkan mobil saya terbalik,” lanjutnya.

Ketika ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU), Gaga Muhammad mengaku, kecepatan mobil yang dikemudikan kala itu sekitar 80 kilometer hingga 90 kilometer.

Kecelakaan Membuat Laura Anna Lumpuh, dan Laporkan Gaga Muhammad ke Polisi

Laura Anna dan Gaga Muhamamd mengalami kecelakaan lalu lintas pada 8 Desember 2019.

Akibat kecelakaan itu, Laura menderita Cervical Vertebrae Dislocation atau dislokasi tulang leher yang menyebabkannya mengalami kelumpuhan pascakecelakaan.

Sementara Gaga, sebagai pengemudi, hanya mengalami cidera ringan di beberapa bagian tubuh termasuk pelipisnya.

Setelah satu tahun kemudian, Gaga Muhammad dinilai tidak ada itikad baik untuk membantu kesembuhan Laura Anna.

Maka Gaga Muhammad dilaporkan ke polisi oleh Laura Anna yang merupakan korban.

Kasus tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur oleh polisi pada 21 Oktober 2021.

Kemudian jaksa mendaftarkan perkaranya ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 1 November 2021 dengan nomor 895/Pid.Sus/2021/PN Jkt.Tim.

Gaga didakwa Pasal 310 ayat 3 Undang-Undang Republik Indonesia No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp 10 juta.

Pasca kecalakaan Hubungan Gaga-Laura Menjadi Toxic

Beberapa bulan pascakecelakaan, Laura Anna menceritakan kisahnya ini di laman sosial media.

Saat itu dia menyebutkan kalau Gaga lepas tanggung jawab alias sudah tidak tahu menahu setelah mengetahui dirinya lumpuh.

Karena kesal akibat itu, Laura Anna mengungkapkan beberapa fakta saat pacaran bersama Gaga, diungkapkannya Gaga hampir tidak pernah mengeluarkan uang sepeserpun, bahkan Gaga kerap memakai menggesek ATM milik Laura diam-diam dan sering merengek agar dibelikan sesuatu.

Kemudian dalam video yang diunggah ke Instagram TV pada Februari 2021 lalu, Laura Anna menyebut Gaga Muhammad dan keluarganya tak pernah membantu secara finansial.

“Kronologi sebenarnya, dia gesek kartu ATM gue pas gue enggak sadarkan diri di UGD, pas gue habis kecelakaan. Dia gesek Rp 8 jutaan di Melia dan dia enggak bilang,” ucap Laura Anna.

Kendati begitu, hingga Laura Anna tutup usia, tidak satu pun unggahannya bersama Gaga Muhammad dihapus olehnya.

Telihat Bermusuhan, Apakah Keduanya Masih Saling Mencintai?

Kisah asmara Gaga Muhammad dan Laura Anna harus berakhir di pengadilan.

Melihat sikap Gaga yang diduga lepas tangan usai tragedi kecelakaan itu, Laura pun memutuskan untuk melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Menurut Laura, ia hanya meminta keadilan dan menuntut Gaga yang selama ini dianggap bisa bebas berkeliaran.

Sidang pertama pun telah digelar pada 2 November 2021, Laura datang dengan kursi roda didampingi keluarga dan para sahabat.

“Aku minta maaf repotin terus aku cuman mau keadilan semoga Allah dan Tuhan denger apa yang aku curhatin ke Dia. Kali ini aja aku cuman mau negakin keadilan buat diri aku,” kata Laura.

Di lain sisi, dalam persidangan, Gaga Muhammad mengaku mencintai Laura Anna sepenuh hati, hanya saja yang menyebabkan ia dukuk di kursi pengadilan karena keluarganya tak mampu membayar somasi yang dilayangkan keluarga Laura Anna.

Kendati demikian, banyak warganet menduga bahwa sebenarnya keduanya masih saling mencintai.

Hal ini lantaran, baik Gaga Muhammad ataupun Laura Anna sampai saat ini tidak ada di antara merek yang menghapus foto mesranya.

Pihak Laura Anna Somasi Gaga Muhammad Rp 12,6 Miliar

Sebelum Gaga Muhammad dilaporkan ke polisi, Laura Anna sempat melayangkan somasi sebesar Rp 12,6 Miliar.

Karena tidak terpenuhi, maka Laura Anna mengambil jalur hukum.

“Jadi disomasi itu Rp 12,6 miliar. Persoalannya kasus naik ke sidang karena Rp 12,6 miliar itu,” kata kuasa hukum Gaga Muhammad, Fahmi Bachmid.

Pascakecelakaan, Gaga Muhammad Sempat Ingin Nikahi Laura Anna

Gaga Muhammad membenarkan bahwa dirinya akan menikahi Laura Anna pascakecelakaan 8 Desember 2019.

Pria bernama asli Gaung Sabda Alam ini mengatakan, mulanya hal tersebut ingin dilakukan sebagai rasa sayangnya terhadap Laura Anna dan juga rasa tanggung jawabnya karena telah menyebabkan Laura lumpuh.

“Orangtua saya sudah mendiskusikan dengan saya, bahwa mereka mengikhlaskan dan meminta saya untuk mengawini Laura sebagai bentuk tanggung jawab yang harus saya pikul selain itu karena memang saya menyayangi Laura,” kata Gaga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/12/2021).

Kendati begitu, hal tersebut tidak terealisasikan lantaran pihak Laura Anna hanya meminta somasi senilai Rp 12,6 miliar, dan mengabaikan rencana nikah Gaga dan Laura.

Laura Anna Meninggal Dunia, dan Reaksi Gaga Muhammad

Laura Anna meninggal dunia pada 15 Desember 2021 di Rumah Sakit Eka Hospital Cibubur. Laura mengembuskan napas terakhir di usia 21 tahun.

Jenazah Laura Anna sempat disemayamkan di Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara, kemudian jenazah dikremasi satu hari setelahnya.

Pelarungan abu kremasi Laura Anna dilaksanakan di Kawasan Ancol, Jakarta Utara pada 17 Desember 2021.

Mengenai hal ini, Gaga Muhammad turut menyampaikan bela sungkawanya untuk Laura Anna di persidangan, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (16/12/2021).

Melalui virtual, Gaga Muhammad ucapkan rasa duka saat diberi kesempatan berbicara oleh hakim ketua.

“Yang mulia yang pertama saya ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya Laura Anna semoga diterima di sisi tuhan dan diterima di surganya, itu aja yang mulia,” kata Gaga Muhammad.

Jaksa Tuntut Gaga Muhammad Penjara 4,6 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Gaga dengan hukuman pidana 4 tahun 6 bulan dan denda sebanyak Rp 10 Juta.

“Menjatuhkan pidana penjara 4 tahun 6 bulan dan denda sepuluh juta yang apabila tidak dibayarkan diganti dengan pidana 2 bulan penjara,” ucap jaksa dalam persidangan.

Sementara di dalam nota pembelaan atau pledoi Gaga Muhammad, dia berharao majelis hakim mutuskan hukuman yang adil baginya.

Dikarenakan, kecelakaan lalu lintas yang sebabkan Laura Anna bukanlah keiinginannya melainkan kehendak Tuhan.

Jelang Sidang Vonis Gaga Muhammad, Keluarga Laura Anna Berharap Dapat Hukuman Maksimal

Menjelang sidang vonis terdakwa Gaga Muhammad, keluarga Laura Anna berharap majelis hakim dapat memutuskan hukuman yang yang setimpal.

“Ya kita penginnya sih yang seadil-adilnya ya, lagian juga cuma 5 tahun, kalo 5 tahun nggak mungkin juga ya, pastikan ada pengurangan,” kata Silvia, kuasa hukum Laura Anna saat dihubungi Tribunnews, Selasa (18/1/2022).

Silvia yang sekaligus mewakili pihak keluarga berharap, majelis hakim dapat memberi hukuman maksimal atas perbuatan Gaga Muhammad yang lalai dalam berkendara.

“Kita lebih ya kasih pelajaran aja ke dia biar ga kayak gini lagi ke orang lain,” ujar Silvia.

“Ya hukumannya di dalem sel dan sanksi sosial oleh masyarakat indonesia ya, abis gimana kita gabisa buat apa-apa lagi, cuma bisa sampai situ,” lanjutnya.

 

 

 

 

sumber : tribun.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*