Kasus positif COVID-19 varian omicron terkonfirmasi di Palembang

Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan membenarkan terdapat seorang warga kota itu menjadi pasien dalam perawatan karena terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Fenty Aprina di Palembang, Senin mengatakan, mulanya seorang pasien tersebut diketahui positif terpapar COVID-19 setelah dirinya melakukan pemeriksaan tes usap antigen di fasilitas kesehatan di kota Palembang.

Pasien itu mengaku mengalami gejala ringan seusai melakukan perjalanan kedinasan dari Palembang ke Jakarta beberapa hari sebelumnya.

Hasilnya pasien tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 pada Senin (17/1).

Kemudian, kata Fenty, karena positif COVID-19 seusai melakukan perjalanan ke luar kota maka pasien tersebut direkomendasikan untuk melakukan perawatan isolasi mandiri di rumah sakit selama beberapa hari.

“Satu kasus penderita ini sudah diperiksa oleh rumah sakit. Dia dirawat dan dilakukan treatment,” kata dia seusai rapat koordinasi dengan Wali Kota Palembang Harnojoyo di rumah dinas Wali Kota.

Menurut Fenty, sembari dirawat pihak rumah sakit mengambil sampel dari pasien tersebut lalu diperiksakan ke puslitbangkes Kementerian Kesehatan.

Adapun hasil pemeriksaan tersebut keluar pada Rabu (2/2) dan pasien itu diketahui terpapar COVID-19 Omicron.

Namun, Fenty menegaskan, setelah mendapatkan perawatan dengan diberikan asupan vitamin yang cukup maka kondisi pasien tersebut saat ini sudah dinyatakan sembuh.

Begitupun kondisi orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien itu, setelah dilakukan pemeriksaan PCR sebanyak dua kali semua hasilnya negatif.

“Pasien itu bergejala ringan dan dia sudah sembuh. Juga sudah dilakukan tracing kontak erat ke satu ruangan rekan pasien di kantornya. Hasilnya juga negatif, itu dipastikan setelah dilakukan pemeriksaan PCR 2 kali,” kata dia.

Fenty mengimbau kepada masyarakat tidak perlu panik namun dengan catatan harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan dan membatasi mobilitas.

Kemudian meminta masyarakat untuk segeralah menyelesaikan dua kali dosis vaksin (primer), lalu untuk yang sudah selesai dosis vaksin primer diminta untuk menyelesaikan dosis ketiga atau penguat sebab saat ini sudah dibuka di seluruh fasilitas kesehatan kota Palembang.

 

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*