Kabupaten OKU Zona Kuning, Kini Berpacu Kejar Herd Immunity: Antusias Vaksin Masyarakat Meningkat

BATURAJA — Kabupaten Ogan Komering Ulu Propinsi Sumatera Selatan  terus berpacu mengejar Herd Immunity (kekebalan kelompok) melalui vaksin Covid-19.

Upaya ini disambut baik oleh masyarakatnya terlihat dari antusiasme masyarakat yang  menyerbu tempat-tempat pelayanan vaksin.

Langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten OKU seperti ikut mendorong suksesnya serbuan vaksin yang diselenggarakan oleh Kodim 0403/OKU dan Polres OKU.

Dua institusi ini menjadi kekuatan besar dalam mengejar herd immunity.

Awal Sepertember ini saja TNI mendapat quota 1.015 Vial.

Kemudian Polres OKU 750 Vial langsung dilaksanakan vaksinasi massal kepada masyarakat Kabupaten OKU.

Bahkan Bhabinkamtimas dan Babinsa melakukan jemput boal untuk  lansia yang akan divaksin dengan cara antar jemput kerumah penerima vaksin.

Selain itu BIN (Badan Intelijen Negara) juga ikut mendorong percepatan herd imunnity.

BIN mendapat kuota 1.100 Vial (1 vial 2 dosis) dengan target khusus pelajar berusia 12 tahun keatas.

Dinas Kesehatan selaku penanggung jawab program vaksinasi Covid-19 memang pihak yang paling sibuk untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tim vaksinator bekerja ekstra hingga malam hari untuk melakukan vaksinasi covid-19.

Vaksinator  yang bertugas di 18 Puskesmas di OKU dan  3 Rumah Sakit (RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja, RS Tingkat IV Dr Noesmir dan RS St Antonio) merupakan ujung tombak suskesnya OKU mengejar herd Immuniity.

Pelaksanaan vaksinasi khususnya di moment-moment serbuan vaksin selalu dipantau oleh Plh Bupati OKU Drs H Edward Candra MH.

Drs H Edward Candra  MH  menyebutkan, Kabupaten OKU memang termasuk salah satu Kabupaten yang animonya tinggi untuk mengikuti vaksin covid-19.

“Kita masuk rangking 5 se-Sumsel untuk tingkat partisipasi vaksin,” kata Edward.

Dari 260.000 target masyarakat OKU yang akan divaksin Covid-19, sudah terealisasi 20 persen lebih.

Edward optimis tingginya animo masyarakat mengikuti vaksin Covid-19 akan  mendorong peningkatan herd immunity (kekebalan kelompok) terhadap penularan Virus Covid-19.

Edward mengatakan, kekebalan kelompok atau herd immunity memberikan perlindungan secara tidak langsung terhadap masyarakat lainnya.

Apabila herd imumnunity sudah tercapai maka upaya untuk mencegah manusia mengalalami atau menyebarkan penyakit menular.

Namun kendala di lapangan masih tebatasnya distribusi vaksin Covid-19 yang masuk ke Kabupaten OKU sehingga vaksinasi hanya bisa dilakukan sesuai ketersediaan Vaksin Covid-19.

Terpisah juru bicara satgas percepatan penanganan Covid-19 Rozali SKM MM mengatakan saat ini Kabupaten OKU sudah kembali masuk   zona kuning lagi.  Kasus positif  sebannyak  799 orang, sembuh  647 orang  dan meninggal  97 orang.

Positif aktif tinggal 55 orang, dirawat sebanyak  25 orang dan Isolasi mandiri sebanyak  30 orang.

 

 

sumber : tribunnews.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*