Jeritan Dunia Sepak Bola Didengar Polri, Ketum PSSI Lega

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, sangat bersyukur karena Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sudah memberi lampu hijau terkait perizinan Liga 1.

Kabar Polri telah memberikan lampu hijau untuk kompetisi sepak bola Indonesia berawal dari pernyataan Baintelkam Polri Kombes Pol Budi Sajidin.

Pernyataan itu disampaikan Budi Sajidin dalam webinar yang diadakan oleh Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI) Pusat, Rabu (3/2/2021).

Budi Sajidin kala itu menyebut Polri sudah mempertimbangkan akan memberi izin kompetisi Liga 1 tanpa penonton. Pernyataan Budi Sajidin itu kemudian langsung disambut positif oleh publik sepak bola Indonesia, termasuk PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi.

Terkini, jajaran PT LIB telah mengunjungi Mabes Polri untuk membicarakan kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2, Rabu (3/2/2021). Kabar positif ini tentu menjadi angin segar bagi sepak bola Indonesia yang sudah tidak menggelar kompetisi sejak Maret 2020.

Mochamad Iriawan pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri yang baru dilantik karena turut memperhatikan sepak bola Indonesia.

“Alhamdulillah kami berterima kasih kepada Pak Kapolri yang sudah mendengar jeritan dari dunia sepak bola, baik itu pelatih, pemain, ofisial, maupun seluruh perangkat pertandingan,” kata Mochamad Iriawan dikutip dari BolaSport.

“Kami berharap Pak Kapolri baru bisa meluangkan waktunya agar kami bisa menghadap,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menambahkan.

“Saya cukup kenal dengan beliau. Beliau adalah salah satu orang terbaik di jajaran kepolisian. Beliau juga selalu merespons kami dengan baik,” ujar Iwan Bule.

Setelah mendapat lampu hijau dari Polri, Liga 1 dan Liga 2 kini dikabarkan akan dihelat setelah bulan Ramadhan tepatnya sekitar Mei atau Juni 2021.

Salah satu rumor yang beredar saat ini adalah Bhayangkara Solo FC vs Arema FC akan menjadi laga pembukan Liga 1 2021. Terkait rumor itu dan jadwal kompetisi, Mochamad Iriawan masih belum bisa memberi kepastian.

Sebab, Mochamad Iriawan menilai proses untuk menentukan jadwal kompetisi sangat panjang, terlebih saat ini pandemi virus corona belum berakhir.

“Terkait jadwal kompetisi, saya menunggu izin dulu. “Begitu izin dikeluarkan, kami akan persiapkan workshop, manager meeting, dan sebagainya,” ujar Mochamad Iriawan.

“Hal yang paling penting sekarang adalah perizinnan. Sebab, semua tim juga ingin kepastian perizinan tersebut,” tutur pria berusia 58 tahun itu. “Pertandingan pembuka antara Bhayangkara Solo FC vs Arema FC juga masih bisa berubah.

Kompetisi kemungkinan akan dimulai satu bulan setelah perizinan keluar. Sebab, semua tim pasti membutuhkan waktu untuk bersiap,” ucap Iwan Bule menambahkan.

Aji Santoso Tak Trauma Lebih lanjut, Iwan Bule menyebut PSSI dan PT LIB kali ini tidak akan menentukan tanggal kompetisi sampai perizinan dari Polri keluar.

Sebelumnya, Liga 1 dan Liga 2 2020 sudah dihentikan oleh PSSI setelah beberapa kali ditunda akibat pandemi virus corona. Liga 1 dan Liga 2 2020 tidak bisa dilanjutkan karena PSSI dan PT LIB kesulitan mendapatkan izin keramaian dari Polri. (Abdul Rohman)

 

Sumber : Kompas.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*