Herman Deru Targetkan 2×24 Jam Jalan Penghubung di OKU Selatan yang Amblas Bisa Dilalui Kembali.

Gubernur Sumsel H.Herman Deru memang tak hanya terkenal ramah dan dekat dengan masyarakat tapi HD juga selalu sigap menjawab setiap keluhan masyarakatnya.

Seperti tertulis dalam surat yang dikirimkan Bupati OKU Selatan pada Minggu 7 Juni lalu, terkait permohonan  perbaikan jalan provinsi yang rusak/amblas, longsor, Gubernur Sumsel H.Herman Deru langsung memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga untuk segera melakukan  perbaikan menggunakan anggaran milik Pemprov Sumsel.

“Sudah selayaknya harus kita kerjakan bahkan Saya instruksikan langsung untuk jangan lebih dari 2 x 24 jam agar jalan itu segera bisa dilalui lagi, karena ini adalah jalur khusus yang menjadi kewajiban provinsi. Dan ini sesuai target kita juga agar semua jalan Provinsi dalam kondisi mantap semua,” tegasnya.

Lebih jauh menurut HD, jika kedepan terjadi musibah serupa karena kondisi alam karena hujan atau karena ada dampak getaran dari provinsi lain yang tremor atau gunung aktif, Pemprov berkomitmen segera melakukan penanganan secepatnya. Sehingga tidak menjadi hambatan bagi masyarakat dalam melakukan aktifitas

Seperti diketahui, jalan penghubung  Kecamatan Sungai Are dan Kecamatan Sindang Danau menuju Kota Muaradua tepatnya Desa Watas dan Desa Muarasindang Ilir (Suban Atas) beberapa waktu lalu mengalami kerusakan atau amblas dan longsor yang diduga karena derasnya intensitas hujan yang mengguyur di kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel, Darma Budhy mengatakan, proses pekerjaan jalan tersebut telah dimulai sejak 1 Juni 2021 lalu untuk proses potong tebing untuk pelebaran jalan sepanjang 103 meter dan lebar 5 meter.

Setelah itu, dilanjutkan proses pekerjan pemasangan bronjong sepanjang 15 meter dengan kedalaman 5 meter yang sudah dikerjakan sejak 13 Juni 2021 lalu.

Sementara itu gerak cepat HD menginstruksi perbaikan jalan penghubung tersebut menuai apresiasi dsri sejunlah tokoh masyarakat OKU Selatan.

 

sumber : humas.sumsel

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*