Heboh, Ada Sumur Airnya Mendidih dan Berbau

OKU – Warga jalan Pangeran Hajib III RT 19 RW 8 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur mendadak heboh pada Minggu (26/9) sore sekira pukul 16.00 WIB.

pasalnya sumur milik salah seorang warga setempat  mendidih serta mengeluarkan gelembung seperti gas. Kontan saja, fenomena sumur mendidih tersebut menarik perhatian warga lain untuk menyaksikan kejadian langka tersebut.

Saat di bincangi Ade,  ketua RT 19 Kelurahan Sukajadi menuturkan sumur yang mendidih tersebut adalah milik Okta. Pada saat kejadian Okta sedang tidak berada di rumah (pulang kampung).

“Ya kejadiannya sore kemarin pak, sebelum pulang kampung, mbak Okta memberitahu kita bahwa sumurnya mengeluarkan gelembung mirip air mendidih, Kita menduga itu adalah Gas,” tutur Ade (27/9).

Ade menjelaskan, menurut keterangan pemilik sumur, awalnya sumur itu airnya menyusut secara drastis, kemudian mengeluarkan gelembung gas mirip air mendidih.

“Kalau sore kemarin kita melihat ke sumur hawanya agak beda karena panas seperti ada api, lihat saja itu dinding sumurnya berwarna hitam seperti arang,” jelasnya.

Masih kata Ade, Sumur sedalam 5 meter milik Okta dibuat sejak 2 tahun lalu. dan setelah sumur jadi, air sumur ini dipergunakan oleh Pemiliknya (Okta) untuk kebutuhan sehari-hari.

“Air sumur ini dipergunakan pemiliknya untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, minum dan lainnya, sebelumnya tidak  pernah kejadian seperti ini, ini baru pertama kalinya,” katanya kemudian.

Ade berharap ada tindakan dari pihak pemerintah, sehingga peristiwa gelembung tersebut tidak menimbulkan efek ke depannya.

“kita sebagai warga yang berada dekat dengan sumur ini tentunya agak khawatir kalau membahayakan warga sekitar, Harapan kami ada tindakan dari pemerintah,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan Lurah Sukajadi Ferdian, dirinya mendapat kabar dari warga pada minggu sore, kemudian laporan itu diteruskan kepada babinsa dan bhabinkamtibmas setempat.

“Kita sudah cek dan telah melaporkan hal ini ke BPBD,” ujarnya.

Pantauan portal ini, Tim BPBD bersama Babinsa dan pemerintah setempat sudah mengecek ke lokasi sumur. Saat ini sumur sudah kembali normal, hanya saja air sumur semakin sedikit, dinding sumur berwarna hitam seperti arang dan menimbulkan aroma menyengat. Tim sudah mengambil sample air untuk di kirim ke Labor dan pihak SDA.

“Kita sudah himbau kepada pemilik sumur dan warga setempat untuk sementara tidak mempergunakan air sumur untuk keperluan sehari-hari,”.

 

 

sumber : OKES.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*