Desa di OKU dapat bantuan program GSMP Sumsel

Baturaja, Sumsel Desa Batumarta 1, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, mendapat bantuan Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) dari pemerintah provinsi berupa bibit ikan dan benih tanaman pangan holtikultura.

Kepala Desa Batumarta I, Kecamatan Lubuk Raya, Delys Ardo di Baturaja, Sabtu mengatakan, desa yang dipimpinnya itu menjadi salah satu desa di Kabupaten OKU yang terpilih mendapat bantuan dari program GSMP.

“Desa Batumarta 1 terpilih menerima bantuan karena sebagai Desa Cinta Statistik,” katanya.

Dalam program tersebut, sebanyak 20 kepala keluarga di desa itu menerima bantuan drum sebagai media ternak ikan lele, sedangkan bibit ikan dan benih tanaman pangan akan disalurkan secara bertahap.

Bantuan tersebut ditujukan untuk merubah pola fikir masyarakat dari pembeli menjadi penghasil dengan memanfaatkan pekarangan rumah guna membudidayakan ternak lele dan tanaman sayur mayur.

“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui hasil panen ternak lele dan berbagai jenis sayur mayur yang ditanam di pekarangan rumah warga,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel, Widada Sutisna sebelumnya mengatakan, di Kabupaten OKU sendiri tercatat lima desa yang mendapat bantuan Program GSMP meliputi Desa Gunung Kuripan, Lubuk Rukam, Lubuk Batang Baru, Batumarta I dan Desa Saung Naga dengan total penerima sebanyak 100 kepala keluarga.

Adapun bantuan yang diberikan berupa benih dan pakan ikan, drum, planter bag, bibit sayur, bibit buah, leaflet budidaya ikan lele dan budidaya sayur serta stiker GSMP yang akan disalurkan secara bertahap tahun ini.

“Bantuan tersebut diberikan Pemerintah Provinsi Sumsel untuk dibudidayakan oleh masyarakat dengan memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing,” katanya.

Dia menjelaskan, bantuan GSMP ditujukan untuk merubah mindset pola fikir masyarakat Kabupaten OKU dari pembeli menjadi penghasil.

“Dalam program ini yang harus dilakukan oleh keluarga penerima manfaat yaitu memanfaatkan pekarangan rumah untuk dijadikan media penghasil sayur mayur, buah segar dan membudidayakan ternak ikan agar hasil panennya nanti dapat dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

sumber : antarasumsel.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*