Virus Carona : Korban Tewas 80 Orang Dari 6.000 Kasus 51 Berhasil Sembuh

Tarakan : Tarakan sebagai daerah yang berada di Perbatasan antara Tawau, Malaysia dengan Kalimantan Utara (Kaltara) sangat rentan sebagai pintu masuk virus corona atau coronavirus. Mengantisipasi hal tersebut, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tarakan meningkat kewaspadaan di Bandara Internasional Juwata Tarakan dan Pelabuhan Malundung.

Kepala Seksi (Kasi) upaya kesehatan dan lintas wilayah, KKP Kelas II Tarakan, dr.Rina Apridayati mengatakan, pihak KKP telah memasang thermoscanner serta memberikan health alert card (HAC) atau kartu kewaspadaan kesehatan kepada penumpang pesawat dan penumpang kapal yang datang dari Tawau, Malaysia.

“Kami telah meningkatkan kewaspadaan di 2 pintu masuk yakni Pelabuhan Malundung dan Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan. Kewaspadaan yang dilakukan dengan mengawasi alat angkut, orang, dan barang yang masuk ke Tarakan,” kata Rina, Senin (27/1/2020).

Diakui Rina, untuk kapal barang yang berasal dari Cina dan Korea banyak datang ke Tarakan, dan berlabuh jangkar hampir 1 Minggu di perairan laut Tarakan.

“Saat kapal tersebut datang, petugas kami yang mendatangi kapal dari Cina dan Korea untuk melakukan pemeriksaan kepada awak kapal, jadi bukan mereka yang turun ke darat,” jelasnya.

Rina bersyukur semenjak mencuatnya wabah virus corona di berbagai negara, belum ditemukan turis maupun pendatang dari Cina yang terdeteksi terjangkit virus mematikan ini.

“Alhamdulillah, Tarakan sampai saat ini aman dari virus corona, jika nanti ada ditemukan yang memiliki suhu tubuh diatas 38 derajat celsius pastinya langsung di isolasi,” tutupnya.

 

Sumber : RRI.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*